Tidak untuk Khofifah Indar Parawansa yang akan diusung partainya maupun Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang telah diusung PDIP-PKB.
Keputusan tidak menjadi jurkam calon manapun sebagai bentuk sikap tenggang rasa kepada Gus Ipul yang dianggapnya sahabat sekaligus Wakil Gubernur Jatim 2 periode.
"Sebagai gubernur dan temannya Gus Ipul ya tenggang rasa dengan Gus Ipul," kata Soekarwo usai menghadiri Konferensi Wilayah Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim di Spazio Hall Surabaya, Jatim, Rabu (25/10/2017).
Disinggung bentuk dukungannya sebagai sahabat kepada Gus Ipul, Soekarwo menjawabnya dengan nada lirih dan bercanda.
"Dukungan ke Gus Ipul ya doa, ngono kok mbok takokno (Begitu kok ditanyakan)," ungkapnya sambil tertawa.
Meski tidak akan ikut kampanye pemenangan calon yang diusung partainya, namun ia memastikan mesin partai akan tetap jalan untuk memenangkan pasangan yang diusungnya.
"Sebagai kader partai ya silahkan partai jalan tapi saya tidak akan jalan (kampanye)," ungkap dia.
Partai Demokrat belum memutuskan cagubnya. Namun, kemungkinan besar akan mengarahkan dukungan ke Khofifah.
"Ketua Umum Demokrat (Susilo Bambang Yudhoyono) sudah melakukan pembicaraan dengan Bu Khofifah. Kalau dipresentasi ya 80 persen (dukungan ke Khofifah), tinggal hal-hal lain," ungkap Soekarwo.
(ze/ugik)











































