DetikNews
Rabu 25 Oktober 2017, 15:33 WIB

Selain Sukses, Bhayangkari Diharapkan Bawa Keluarga Masuk Surga

Grasella Sofia Mingkid - detikNews
Selain Sukses, Bhayangkari Diharapkan Bawa Keluarga Masuk Surga Kapolda Jatim saat menghadiri acara peringatan Kesatuan Gerak Bhayangkari (Foto: Grasella Sofia Mingkid)
Surabaya - Bhayangkari kini telah memasuki usia ke-65 tahun. Selain harus bisa mengantar suami dan anak sukses, Bhayangkari juga diharapkan mengantar suami dan anak masuk surga.

"Bhayangkari harus bisa mengantar suami dan anak-anaknya untuk sukses. Lebih jauh lagi mengantar suami dan anaknya masuk surga, itu yang paling penting," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dalam sambutannya pada Upacara perayaan HUT Kesatuan Gerak Bhayangkari di Hotel Wyndham Surabaya, Rabu (25/10/2017).

Machfud juga meminta agar bhayangkari semakin mandiri dan kreatif.

"Sesuai dengan tema perayaan tahun ini, diharapkan Bhayangkari bisa mandiri dan kreatif sehingga mendukung tugas Polri untuk menjunjung nama baik Polri. Ini tentunya arti yang berat dan bermakna. Mandiri artinya tidak membebani, kreatif artinya dituntut untuk bisa membantu suami dalam sisi ekonomi," ujarnya.

Foto: Grasella Sofia Mingkid
Machfud juga menambahkan, bahwa istri-istri polisi kini sangat terbuka untuk melakukan wirausaha dan aktivitas kreatif lainnya untuk mendukung pekerjaan suami dan sisi ekonomi keluarga.

"Silakan berwirausaha, melakukan kegiatan kreatif selama itu bersifat positif dan dapat mendukung tugas-tugas suami," ujarnya.

Ketua Bhayangkari Polda Jawa Timur, Litta Machfud Arifin juga kembali menegaskan hal yang sama. Ia mengatakan sudah seharusnya para istri polisi di zaman ini kreatif dan mandiri. "Kita harus siap mendukung Polri untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

Menurutnya, Bhayangkari Polda Jatim telah melakukan hal tersebut. "Bhayangkari dituntut untuk mandiri dari sisi ekonomi serta kreatif. untuk hal itu,kita sudah melakukan pembinaan untuk kreatifitas di cabang-cabang, seperti pembinaan untuk desain pakaian, kerajinan dan kreatifitas lainnya," ujar Litta.

Acara Hut Kesatuan Gerakan Bhayangkari berlangsung dengan meriah. Menampilkan 39 pakaian adat Indonesia dari 39 perwakilan Bhayangkari cabang se jawa Timur, ibu-ibu yang mengenakan pakaian adat tersebut tampak anggun berjalan di atas panggung. Selain itu, suasana dekorasi juga didominasi warna pink, sebagai warna Bhayangkari. Tampil pula dalam acara ini, Tukul Arwana dan penyanyi Vidi Aldiano yang menghibur para peserta dan undangan.

Sebelumnya, serangkaian kegiatan Hut Kesatuan Gerakan Bhayangkari ke-65 Polda Jawa Timur telah digelar, diantaranya bakti sosial seperti donor darah, panti asuhan, anjangsana ke mantan Ketua PD Bhayangkari Jatim, pemberian kursi roda dan kaki palsu kepada penderita difabel, khitanan massal dan ziarah ke makam taman Pahlawan di TMP Jalan Mayjen Sungkono Surabaya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed