DetikNews
Selasa 24 Oktober 2017, 11:09 WIB

Sampah Bisa Ditukar Asuransi Kesehatan, Ini Inovasi Lain Dokter Gamal

Muhammad Aminudin - detikNews
Sampah Bisa Ditukar Asuransi Kesehatan, Ini Inovasi Lain Dokter Gamal dr Gamal Albinsaid/Foto: Istimewa
Malang - Indonesia Medika, organisasi dibentuk dr Gamal Albinsaid terus berinovasi memberikan layanan kesehatan bagi warga kurang mampu. Setelah Klinik Asuransi Kesehatan dengan pola menyetorkan sampah ditukar kartu jaminan layanan kesehatan, kini progam baru tengah dijalankan.

Namanya, Siapapeduli.id. Situs ini melayani bagi siapapun warga yang ingin memperoleh penanganan medis. Sekaligus bagi para warga mampu yang ingin berdonasi.

"Indonesia Medika, fokusnya pada program-program baru di bidang kesehatan. Dengan visi membuka pintu layanan kesehatan. Karena kita tahu, kesehatan adalah hak asasi manusia," kata dokter berusia 28 tahun ini.

Mengenai Siapapeduli.id, Gamal membeberkan merupakan program layanan kesehatan yang memanfaatkan croud founder digital. Sederhananya, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tinggal mengupload data diri serta jenis penyakit yang diderita.

Klinik kesehatan dr Gamal Albinsaid/Klinik kesehatan dr Gamal Albinsaid/ Foto: Istimewa


"Kami kemudian akan mengarahkan bagaimana penangannya, soal biaya telah menggunakan croud founder digital. Ini masih baru Febuari 2017 kemarin mulai berjalan dan telah menangani sekitar 250 pasien dan jumlah donasi mencapai Rp 1 miliar," beber Gamal berbincang dengan detikcom di kantor Indonesia Medika Jalan Kedawung, Selasa (24/10/2017).

Dia mencontohkan, ketika ada tak mampu membutuhkan penanganan media dan biaya cukup mahal. Program ini merupakan solusi terbaik.

"Ada warga membutuhkan operasi, biaya Rp 30 juta, BPJS jelas gak bisa. Asuransi juga membutuhkan waktu. Mereka bisa mengupload data diri dan segera akan kami berikan penanganan," terangnya.

Seperti yang dikatakan, Indonesia Medika terus berinovasi. Teranyar, Gamal membuka layanan berupa Homedika. Sebuah aplikasi yang memberikan pelayanan kesehatan bagi warga tak mampu.

"Kalau ada tetangga butuh dokter, perawat hingga bidan. Tinggal di informasikan kepada Homedika. Kami akan kirim tenaga medis ke rumah pasien saat itu juga dan gratis tidak bayar," ujar Gamal.

Klinik kesehatan dr Gamal Albinsaid/Klinik kesehatan dr Gamal Albinsaid/ Foto: Istimewa


Homedika, lanjut Gamal, telah menggandeng hampir 200 mitra medis, yang akan memberikan layanan kesehatan selama 24 jam penuh kepada masyarakat. "Kita terus berinovasi, dari klinik kesehatan, asuransi dengan sampah, sampai memanfaatkan teknologi melalui siapapeduli.id dan aplikasi homedika," terangnya.

Gamal mengaku, kesadaran masyarakat Indonesia akan jaminan kesehatan masih rendah. Belum lagi kesulitan ekonomi, kemiskinan yang tentunya berdampak kepada pelayanan kesehatan. "Dengan begini kita bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat, jika sakit mereka tak perlu khawatir lagi," tuturnya.

"Kami inginmenginspirasi dan memotivasi pemuda-pemudi Indonesia untuk berkarya penuh optimisme di momentum Sumpah Pemuda ini," tutupnya.

Baru-baru ini, Gamal bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putih saat diundang untuk menjadi pembicara dan berbagi inspirasi dihadapan 25.000 peserta dari 150 negara pada 19th World Festival of Youth and Students di Sochi, Rusia.

Setelah selesai berbicara diatas panggung, dr. Gamal Albinsaid diundang oleh orang nomer satu di Rusia itu, untuk berdiskusi terkait inovasi yang dikembangkannya dan konsep pengembangan kesehatan masyarakat.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed