Viral, Video Anak SD di Trenggalek Ramai-ramai Isap Vapor

Viral, Video Anak SD di Trenggalek Ramai-ramai Isap Vapor

Adhar Muttaqin - detikNews
Senin, 23 Okt 2017 07:13 WIB
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Sekelompok siswa SD sedang mengisap rokok elektrik atau vape viral di media sosial. Berlagak seperti orang dewasa, mereka mengisap secara bergantian.

Dalam video berdurasi 1,5 menit tersebut, tampak tujuh siswa yang masih mengenakan seragam sekolah bergerombol di lorong bangunan gedung.

Dalam video itu, para siswa tersebut secara bergiliran mengisap rokok elektrik. Bahkan, beberapa siswa tampak memperlihatkan beberapa gaya dalam menghembuskan asap vapor.

Dalam rekaman itu juga tampak dengan jelas, almamater sekolah para siswa, yakni SD Negeri 2 Surodakan, Trenggalek. Pada pertengahan video, sejumlah siswa sempat kaget dan hendak lari seperti ada yang memergoki aksi itu, namun kemudian kembali melanjutkan aksi itu.

Tersebarnya video para siswa itu menjadi keprihatinan tersendiri di kalangan masyarakat. Salah seorang warga, Wida, mengatakan, aksi tersebut tidak sepatutnya dilakukan para siswa.

Viral, Video Anak SD di Trenggalek Ramai-ramai Isap VaporFoto: Istimewa

"Ini memperihatinkan sekali, apalagi anak-anak itu pakai seragam sekolah, bagaimana pengawasannya," kata Wida, saat berbincang dengan detikcom, Senin (23/10/2017).

Lanjut dia, kasus tersebut harus mendapatkan penyikapan yang arif dari seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua maupun masyarakat.

"Jangan sampai anak-anak itu di-bully atau mendapatkan sikap yang berlebihan," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan warga lain, Ridwan. Menurutnya pihak sekolah maupun orang tua harus mencari tahu, darimana asal benda tersebut.

"Karena kalau dilihat dari segi harga, vapor itu diluar jangkauan anak-anak," imbuhnya.

Video tersebut diunggah di akun FB berinisial ER sejak 21 Oktober. Video sudah ditonton 4 juta lebih. Bahkan, video ini menjadi perdebatan sengit 2.700 warganet. (bdh/bdh)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.