Intip Budaya Korea Peringati Hangeul Day

Michelle Alda - detikNews
Jumat, 20 Okt 2017 16:38 WIB
Foto: Michelle Alda
Surabaya - Mengenalkan budaya Korea, Program Studi Ilmu Komunikasi UK Petra, berkolaborasi dengan King Sejong Institute (KSI) menggelar Korean Village.

Selain mengenalkan budaya, even ini memperingati Hangeul Day. Hangeul Day merupakan perayaan memperingati hari penciptaan aksara hangeul oleh Raja Sejong pada abad ke-15 di Korea.

"Adanya aksara hangeul merupakan terobosan besar di Korea. Sebelumnya Korea menggunakan aksara kanji seperti Cina dan Jepang kemudian, Raja Sejong menciptakan aksara hangeul," kata Rektor UK Petra Rolly Intan kepada wartawan, di Atrium Gedung Radius Prawiro UK Petra, Jumat (20/10/2017).

Rolly mengatakan adanya aksara hangeul, saat itu mempermudah warga Korea untuk membaca.

Peringati Hangeul Day/Peringati Hangeul Day/ Foto: Michelle Alda


"Aksara hangeul ini seperti alphabet, jadi lebih mudah. Kalau kanji itu kan lebih sulit, hal ini bisa kita lihat bahwa seseorang harus menguasai 2.000 kanji untuk membaca koran," tandas Rolly.

Dan tahun ini, jelas dia, tema Korean Village diangkat. Tujuannya, mengenalkan budaya Korea kepada para pengunjung.

"Kami juga sengaja menghadirkan suasana rumah tradisional Korea lengkap dengan boothnya agar para pengunjung bisa mengenal sekaligus merasakan pengalaman yang baru mengenai budaya Korea," ungkap Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UK Petra Desi Yoanita.

Beragam kegiatan digelar. Seperti games tradisional korea, menyusun kata dengan huruf hangeul, quiz tentang fun fact about korea, dan hanbok (baju tradisional korea) photobooth.

Selain itu, ada stand makanan korea yang bisa dinikmati pengunjung secara gratis. Enam kuliner khas Korea seperti kimbab (nasi gulung khas korea), kimchi (asinan sayur sawi), bulgogi (olahan daging khas Korea), japchae (mi sohun yang dicampur dengan berbagai sayuran dan daging sapi), haemul pajeon (pancake seafood) dan sujeonggwa (minuman tradisional korea) siap memanjakan lidah pengunjung.

Peringati Hangeul Day/Peringati Hangeul Day/ Foto: Michelle Alda


"Masuk-masuk langsung serbu makanan, pasti cepet habis itu," ujar Sepridel Hae Tada, seorang staff dari Pusat Kerohanian UK Petra.

Selesai mengisi perut, pengunjung dapat mengunjungi berbagai booth handicraft Korea, seperti membuat tempat pensil, menempel tanah liat berwarna pada topeng, kaligrafi pada kipas, dan lain-lain.

Dari pantauan detikcom, stan kaligrafi kipas paling ramai dikunjungi. Selain bisa mendapatkan kipas gratis yang ditulis dengan tulisan hangeul, pengunjung juga bisa melihat seni kaligrafi hangeul yang dilakukan 2 perempuan cantik asal Korea. Yakni, Yeeun(21) dan Jieun (23).

"Lumayan lama sih antrenya, sekitar 30-45 menitan antre buat dapet kipas yang ditulis pake huruf hangeul, apalagi yang nulis orang Korea asli," ujar Nana (25), salah satu pengunjung stan yang merupakan warga Siwalankerto. (fat/fat)