Ini Dampak Longsor di Trenggalek

Ini Dampak Longsor di Trenggalek

Adhar Muttaqin - detikNews
Jumat, 20 Okt 2017 15:59 WIB
Ini Dampak Longsor di Trenggalek
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Dampak longsor di Kabupaten Trenggaek hingga kini terus meningkat. Data terakhir dari BPBD setempat jumlah kerusakan rumah dan fasilitas umum mencapai 277 unit.

"Dampak itu tersebar di 5 kecamatan di 25 desa. Dengan rincian untuk rumah 265 unit, sekolah dua unit, tempat ibadah dua unit dan fasilitas umum berupa jalan dan jembatan ada 8 titik," kata Sekretaris BPBD Trenggalek, Dodot Eko Soebijakto, Jumat (20/10/2017).

Menurutnya data tersebut merupakan hasil laporan dari masing-masing pemerintah desa dan kecamatan yang terdampak. Kerusakan yang terjadi bervariasi mulai ringan hingga berat. "Kecamatan yang terdampak longsor meliputi, Munjungan, Kampak, Watulimo, Dongko dan kecamatan Paggul," ujarnya.

Dijelaskan, selama tiga hari terakhir, sejumlah tim gabungan dari BPBD, Polisi, TNI serta sejumlah instansi dan organisasi peduli bencana melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang menimpa rumah-rumah penduduk dan fasum.

Sementara itu Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Trenggalek, Agung Widodo menjelaskan, selain melakukan proses pembersihan material longsor, pihaknya juga telah mendistribusikan sejumkah bantuan sembako kepada para korban bencana.

"Sejak hari pertama itu kami langsung terjunkan tim untuk mengirimkan bantuan kedaruratan," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah juga segera mengajukan bantuan kedaruratan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur melalui biaya tidak terduga (BTT). Anggaran tersebut akan digunakan untuk penanganan kedaruratan, termasuk bronjong untuk menahan longsor dan banjir.

"Data kerusakan tersebut masih akan dilakukan verifikasi lagi, sehingga akan diketahui dengan pasti mana yang terdampak dan mana yang rusak, karena terdampak belum tentu rusak," jelasnya.

Sebelumnya hujan deras yang terjadi selama sehari semalam mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Bendana tersebut terjadi sporadis dengan tingkat kerusakan yang bermacam-macam. Dampak terbanyak tersebut di Kecamatan Munjungan. (fat/fat)
Berita Terkait