Kopi Arabika Arjuno Jadi Kopi Terfavorit di Pameran Perkebunan Dunia

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 20 Okt 2017 10:57 WIB
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Kopi arabika organik asal Kabupaten Pasuruan jadi primadona di World Plantation Conferences and Exhibition (WPCE). Kopi dari Lereng Gunung Arjuno ini dinobatkan sebagai kopi terfavorit dalam ajang tersebut.

"Tahapannya banyak hingga Kapiten (kopi asli Kabupaten) Pasuruan jenis arabika organik jadi yang terfavorit. Selain cita rasa, pengepakan dan pengemasan juga jadi poin penilaian. Termasuk banyaknya peserta yang mencicipi," kata Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf menjelaskan capaian tersebut, Jumat (20/10/2017).

Konferensi tersebut digelar di Hotel Grand Sahid Jakarta Pusat mulai 18-20 Oktober. Kegiatan ini diikuti para pengusaha, ahli kopi dan kakao, eksportir serta penikmat kopi dari 33 negara. Sebanyak 16 kopi dari seluruh Indonesia bersaing jadi yang terbaik.

Kopi arabika jadi primadona di Pameran Perkebunan Dunia/Kopi arabika jadi primadona di Pameran Perkebunan Dunia/ Foto: Muhajir Arifin


"Kebetulan hari pertama saya di sana dan ikut kewalahan melayani peserta yang ingin mencicipi kopi kita. Bahkan Pak Wapres JK juga sempat mencicipi dan memuji rasanya," ungkap pria yang akrab disapa Gus Irsyad ini.

Gus Irsyad mengungkapkan Kabupaten Pasuruan mewakili Jawa Timur dalam ajang tersebut. "Kopi Pasuruan mewakili Jatim dan kualitasnya tak kalah dengan kopi-kopi terbaik nusantara," tandasnya.

Kopi arabika organik yang jadi favorit tersebut dikembangkan Kelompok Tani Sumber Makmur Abadi Desa Cowek, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen. Kopi ini ditanam di ketinggian 1.000 - 1.400 meter di atas permukaan laut di area konservasi.

Kopi arabika organik dinobatkan kopi terfavorit/Kopi arabika organik dinobatkan kopi terfavorit/ Foto: Muhajir Arifin


"Para juri yang menilai merupakan ahli kopi dari dalam dan luar negeri. Di ajang ini dipilih juara 1, 2 dan 3. Kopi kita jadi terfavorit dengan nilai 85, selisih angkanya sangat tipis dengan juara III," terang Ketua Kelompok Tani Sumber Makmur, Nur Hidayat.

Nur Hidayat merasa sangat bangga karena kopi yang dikembangkan kelompoknya tersebut mampu bersaing dengan 16 jenis kopi berkelas lainnya, bahkan jadi terfavorit.

"Penghargaan ini akan memacu kami untuk semakin menjaga kualitas kopi. Saya sampaikan terima kasih pada Pemkab Pasuruan yang memberikan dukungan penuh pada pengembangan kopi Arabika organik Arjuno," pungkasnya. (fat/fat)