Isi kue yang dimasukkan dalam kardus itu yakni, lumpia, onde-onde, roti suz dan stik. Dari keterangan pemilik rumah, kue yang dipesan dari salah satu catering di Kota Ngawi.
"Kita ambil jajanan snack yang disuguhkan, kebetulan yang punya hajat masih punya. Nanti kita cek di laboratorium untuk mengetahui penyebab keracunan ini. Infonya snack pesan di Kota Ngawi," kata Sri Fatmawati, Kepala Puskesmas Kauman kepada detikcom, Kamis (18/10/2017).
Warga Ngawi Keracunan Massal/ Foto: Sugeng Harianto |
Menurutnya jumlah warga yang melapor terus bertambah hingga akhirnya dilakukan pendataan dan pengobatan. "Ini terus bertambah yang melapor, karena jumlah undangan sekitar 80 orang. Tapi alhamdulilah sudah membaik sebagian sudah pulang," tutur Sri.
Warga Ngawi muntah, mual, pusing dan diare setelah menyantap makanan selamatan meninggalnya almarhum Martoyo, Senin (16/10). Warga Dusun Ngrampal, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, ini mengaku tubuhnya lemas dan pusing.
(fat/fat)











































Warga Ngawi Keracunan Massal/ Foto: Sugeng Harianto