DetikNews
Selasa 17 Oktober 2017, 23:17 WIB

Penjual Koran Kebelit Utang Ditawari BPJS Tanpa Premi

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Penjual Koran Kebelit Utang Ditawari BPJS Tanpa Premi Pihak kelurahan Pakis mendatangi kos Wilem (Foto: istimewa)
Surabaya - Kelurahan Pakis mendatangi kos Wilem Jesen Pitoi di Pakis Gunung 2/46D. Pihak kelurahan ingin mendata sekaligus membantu masalah yang sedang dihadapi penjual koran tersebut.

"Kami sudah ke kos yang bersangkutan. Ternyata yang bersangkutan bukan warga Pakis," ujar Sekretaris Kelurahan Pakis Arini kepada detikcom, Selasa (17/10/2017).

Arini mengatakan, Wilem ternyata belum menikah secara resmi dengan istrinya yang sekarang, Herwani. Mereka baru menikah siri. Karena itu Wilem belum bisa menyatukan nama mereka dalam satu surat Keterangan Keluarga (KK).

Wilem sebelumnya pernah menikah dan mempunyai dua anak. Setelah bercerai, kedua anaknya ikut mantan istrinya. Wilem kemudian menikah dengan Herwani yang kebetulan janda dengan dua anak.

Pihak kelurahan menawarkan BPJS tanpa perlu bayar premiPihak kelurahan menawarkan BPJS tanpa perlu bayar premi (Foto: istimewa)
Dari pernikahannya dengan Herwani, Wilem dikaruniai satu anak. Tiga anak tersebut sempat satu rumah. Tetapi setelah dua anak pertama mandiri, kini mereka tinggal dengan anak terakhir, Alfin Zafalian Al Fathir.

"Menurut KTP dan KK, pak Wilem masih beralamat di Kalilom Lor, Tanah Kali Kedinding, Kenjeran," kata Arini.

Dalam kunjungannya tersebut, Arini yang mendampingi Lurah Pakis, Hudaya, mengatakan bahwa Wilem memang peserta BPJS Kesehatan. BPJS yang diikuti Wilem adalah BPJS mandiri atau kelas 2 yang setiap bulannya harus membayar premi sebesar Rp 55 ribu.

"Karena 3 orang, maka harus membayar Rp 165 ribu per bulan," lanjut Arini.

Foto: istimewa
Arini kemudian menawarkan Wilem untuk mengikuti BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) saja. Untuk persyaratan dan pengurusannya, pihak kelurahan akan membantu. Untuk BPJS PBI, tidak memerlukan pembayaran premi setiap bulannya. Tetapi BPJS PBI ini mensyaratkan kelas 3 untuk perawatannya.

"Yang bersangkutan belum mengiyakan, tetapi dokumen seperti KTP dan KK sudah kami foto kopi. Besok kami akan kembali ke sini lagi," tandas Arini.
(iwd/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed