Adalah M. Ainun (22), remaja yang membawa pisau yang diamankan. Ainun saat itu sedang mengunjungi Diskotek Mistic di Jalan Kapas Krampung, Surabaya.
"Awal mulanya kami mendapat informasi dari security yang bekerja di Diskotek Mistic bahwa ada orang yang mencurigakan. Kami koordinasi dengan security. Anggota kami ke lokasi dan didapatkan pisau yang disembunyikan di pinggang tersangka," ujar Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati kepada wartawan, Selasa (17/10/2017).
Masda mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan tersangka, pisau tersebut hanya digunakan untuk menjaga diri.
"Sesuai dengan pemeriksaan yang kami peroleh, dia bawa sajam untuk menjaga dirinya, untuk melindungi diri saja," tandas Masda.
Ainun sendiri mengaku bahwa ia kerap kali mengunjungi Diskotek Mistic, namun ini pertama kalinya ia membawa pisau.
"Saya sudah sering masuk ke Mistic tapi ini pertama kalinya bawa pisau. Sebelumnya saya nggak pernah bawa pisau, saya nggak pernah ada catatan kriminal," ujar Ainun.
Saat itu security diskotek mencurigai sosok Ainun yang saat itu berada di tempat parkir diskotik. Mendapat laporan tersebut, polisi menggeledah badan Ainun dan menemukan sebilah pisau yang diselipkan di balik pinggang tersangka. (iwd/iwd)











































