"Penyebabnya sopir truk kolaps setelah penyakit jantungnya kumat tiba-tiba," ujar Kapolsek Cerme AKP Tatak saat dihubungi detikcom, Senin (16/10/2017).
Tatak mengatakan, karena kolaps (pingsan) sopir tak bisa mengendalikan truk yang memuat tetes tersebut. Trk langsung menyeruduk ruma di pinggir jalan lalu kepalanya terguling. Bagian depan rumah pun hancur berantakan.
"Keduanya baik sopir dan kenek terjepit. Sopir meninggal dan keneknya mengalami patah tulang tangan," kata Tatak.
Perlu waktu sekitar 5 jam untuk mengevakuasi truk. Diperlukan dua crane untuk evakuasi tersebut karena muatan truk masih penuh.
Truk tak bisa dikendalikan setelah sopirnya terkena serangan jantung mendadak (Foto: istimewa) |











































Truk tak bisa dikendalikan setelah sopirnya terkena serangan jantung mendadak (Foto: istimewa)