"Kegiatan malam ini, kami gabungan dari Sabhara, Binmas Polrestabes dan Satpol PP Kota Surabaya melakukan kegiatan kepolisian Operasi Bina Kusuma, merupakan operasi untuk antisipasi kriminalitas dan premanisme. Tindakan kami melakukan razia baik di hotel, kos-kosan, minuman keras, narkoba dan sebagainya, sebagaimana gangguan nyata di tengah masyarakat," kata Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Awan Hariono kepada wartawan, Minggu (15/10/2017).
Operasi Bina Kusuma yang berlangsung mulai Sabtu (14/10) malam hingga Minggu dini hari, puluhan petugas gabungan itu menyisir hotel di kawasan Tempurejo, Mulyorejo.
"Kita temukan 14 pasangan yang tidak sah. Kita bawa ke Polrestabes Surabaya," ujarnya.
Selain itu, ditemukan dua orang beserta barang bukti pipet di salah satu kamar hotel tersebut.
Operasi Bina Kusuma tim gabungan/ Foto: Istimewa |
"Tadi kita temukan pipet dalam plastik yang diindikasikan menggunakan narkoba sabu-sabu, dan dicek urine satu pasang 2 orang dan hasilnya negatif," tuturnya.
Kemudian, petugas menyisir hotel di kawasan Kedungsari. Serta merazia penjualan minuman keras.
"Kita amankan 4 pasangan muda-mudi tanpa ikatan perkawaninan saha. Di Kedungsari juga kita lakukan razia minuman keras dan mengamankan kurang lebih 50 botol," terangnya.
Selain itu, juga merazia tempat hiburan malam di kawasan Kedungdoro.
"Malam ini kita lakukan razia di tempat hiburan, ada pelanggaran TDUP (tanda daftar usaha pariwisata) yang sekarang diproses Satpol PP," jelasnya.
Operasi Bina Bangsa tim gabungan/ Foto: Istimewa |
Sedangkan 18 pasangan yang tidak memiliki dokumen pernikahan, diproses di Polrestabes Surabaya.
"Sesuai konsep operasi bina kusuma, 18 pasangan yang tidak punya ikatan suami istri sah, kita lakukan pembinaan sekarang dilakukan oleh Kasat Binmas supaya mereka tidak melakukan kembali," tandasnya.
Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Surabaya Bagus Supriyadi menambahkan, dokumen perizinan lokasi yang dirazia petugas gabungan tersebut lengkap.
"Cuman kita mengimbau kepada pengelola, untuk meningkatkan pengawasannya terhadap pengunjung," jelas Bagus. (roi/fat)











































Operasi Bina Kusuma tim gabungan/ Foto: Istimewa
Operasi Bina Bangsa tim gabungan/ Foto: Istimewa