DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 11:30 WIB

Runway Bandara Harun Thohir Sulit Diperpanjang

Rois Jajeli - detikNews
Runway Bandara Harun Thohir Sulit Diperpanjang Wagub Jatim dan Wabup Gresik di Bandara Harun Thohir (Foto: Rois Jajeli)
Gresik - Runway Bandara Harun Thohir, Bawean, Gresik sudah tidak diperpanjang lagi. Penyebabnya adalah tanah yang akan diuruk cukup dalam dan banyak pertimbangan lainnya.

"Bawean itu begininya terus jurang," kata Gubernur Jatim Soekarwo, sambil memperagakan kondisi runway yang langsung ke jurang, Jumat (13/10/2017).

Bandara yang terletak di dataran tinggi di wilayah Kecamatan Tambak, Bawean ini sudah beroperasi, tapi hanya bisa dilintasi pesawat dengan 11 penumpang. Jika perpanjangan runway bisa mencapai 1.600 meter, maka akan dapat dilintasi pesawat jenis ATR.

Sayangnya, rencana perpanjangan tersebut kemungkinan sulit diwujudkan karena kondisi tanahnya yang lokasinya di dataran tinggi dan curam.

"Mestinya 1.600 meter untuk pesawat jenis ATR. Tapi ongkos uruknya mahal sekali," jelasnya.

Soekarwo menerangkan, masih dilakukan pencarian alternatif lainnya. "Bukan ditunda (pengurukannya). Cari alternatif, diuruk atau apa," katanya.

Gubernur yang biasa disapa Pakde Karwo ini mengatakan, Pemprov Jatim sudah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan membahas runway Bandara Harun Thohir.

"Kalau yang mengurus dari provinsi, nek nguruk yo opo. (Kalau menguruk bagaimana)," tandasnya.

Lahan untuk runway yang sudah dibebaskan sepanjang 1.180 meter. Dari jumlah tersebut, 900 meter sudah dibangun runway dan tersisa 280 meter. Pada ujung lahan yang sudah dibebaskan, terdapat jurang.
(roi/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed