DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 09:25 WIB

Asyik, Putra-putri Papua dan Papua Barat Bisa Sekolah Pilot Gratis

Ardian Fanani - detikNews
Asyik, Putra-putri Papua dan Papua Barat Bisa Sekolah Pilot Gratis Lulusan BP2 Banyuwangi Batch 4 (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Balai Pendidikan dan Pelatihan (BP2) Penerbang Banyuwangi kembali membuka pendaftaran pendidikan gratis calon taruna penerbang untuk putra-putri Papua dan Papua Barat. Beasiswa pilot school untuk calon taruna ini untuk pemenuhan ketersediaan pilot profesional di kawasan Indonesia Timur.

Kepala BP2 Penerbang Banyuwangi Afen Sena mengatakan, beasiswa ini memberikan kesempatan putra-putri Papua dan Papua Barat untuk menjadi pilot profesional melalui pembiayaan APBN 2017. Sebelumnya, sudah ada dua program beasiswa non diploma yang diberikan kepada masyarakat wilayah timur Indonesia tersebut.

"Pendaftaran 31 Agustus-31 Oktober. Ini merupakan program ketiga kami dalam mewujudkan ketersediaan pilot di kawasan timur Indonesia," ujarnya kepada detikcom, Jumat (13/10/2017).

Menurut Afen, beasiswa gratis sekolah pilot ini merupakan bentuk implemetasi pembangunan pemerintahan Nawa Cita dalam rangka menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Saat ini kebutuhan pilot profesional yang melayani operasi penerbangan di wilayah timur sangat dibutuhkan.

Salah satu siswa sekolah pilot asal PapuaSalah satu siswa sekolah pilot asal Papua (Foto: Ardian Fanani)
"Kami sudah mencetak 19 pilot profesional dari dua program beasiswa sebelumnya yakni Batch 4 dan 8 yang kemarin lulus," tambahnya.

Tentunya, tambah Afen, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelumnya untuk menjadi taruna penerbang di pilot school Banyuwangi ini. Tak hanya itu, beberapa tes akademik dan juga bakat terbang juga harus dilalui, untuk penerimaan sebanyak 12 siswa yang akan dibiayai negara ini

"Ada beberapa tes untuk penerimaan taruna ini. Selain itu persyaratan kesehatan, kesamaptaan dana bakat terbang kami uji pula. Tes dilakukan mulai November hingga Desember. Mereka yang lolos akan mulai pendidikan pada Januari 2018 mendatang," tambahnya.

Sementara itu, Yosias Andi Arwam, lulusan batch 4 dari BP2 Penerbang Banyuwangi dari program beasiswa taruna penerbang, mengaku bersyukur bisa mengenyam pendidikan gratis di sekolah pilot ini. Menurutnya, semakin banyak putra-putri Papua dan Papua Barat yang ikut serta dalam beasiswa ini, akan semakin membantu ketersediaan pilot profesional di wilayah timur Indonesia.

"Kami mengajak putra-putri Papua dan Papua Barat untuk ikut dalam program ini. Kita orang Papua bisa," ujarnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed