DetikNews
Kamis 12 Oktober 2017, 14:20 WIB

Pilwali Malang 2018

Yakin Dapat Rekom dari PDIP, Wawali Malang Siap Lawan Petahana

Muhammad Aminudin - detikNews
Yakin Dapat Rekom dari PDIP, Wawali Malang Siap Lawan Petahana Sutiaji saat mendaftar di PDIP/Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Wakil Wali Kota Malang Sutiaji optimis akan mengantongi tiket maju calon wali kota dari PDIP. PDIP akan menyampaikan rekomendadi calon di Pilkada serentak 15 Oktober 2017.

"Saya optimis akan dapat rekom," kata Sutiaji kepada detikcom, Kamis (12/10/2017).

Sutiaji merupakan satu dari lima figur yang mendaftar penjaringan DPC PDI Perjuangan Kota Malang. "Semua proses sudah saya ikuti tinggal menunggu rekom. Tidak ada undangan di tanggal 15 Oktober itu," tegasnya.

Sutiaji, mengaku memiliki prinsip untuk hidup harus ada perubahan, dan visi misi Malang Bermartabat digunakan maju bersama Moch. Anton di Pilwali 2013-2018 sebelumnya, adalah hasil pemikirannya.

"Bermartabat saya yang buat, tetapi ketika jadi wakil tidak bisa optimal. Dalam hidup harus ada perubahan," ungkapnya.

"Semua pasti sudah tahu, dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dicantumkan adanya sinergitas antara kepala daerah serta wakilnya, adanya pembagian tugas. Tetapi belum ada otoritas yang memantau langsung, jika salah satu menyalahi. Itulah kekurangan dari peraturan itu," tambahnya.

Ditanya soal strategi lain, jika tidak mendapatkan rekom DPP PDI Perjuangan? Sutiaji lantang menjawab optimis dirinya akan mendapatkan kepercayaan dari partai berlambang kepala banteng itu.

"Saya optimis dapat rekom, bagaimana strateginya tidak pantas saya beberkan disini. Saya akan menghormati proses politik di internal PDI Perjuangan," bebernya.

Ketua Tim Penjaringan Kepala Daerah DPC PDI Perjuangan Kota Malang I Made Ryan mengatakan, jumlah calon yang mendaftar melalui partainya telah melebihi prediksi.

Ada enam calon yang mendaftar, empat diantaranya wali kota dan dua wakil walikota. Arief Wicaksono selaku Ketua DPC terpaksa mengundurkan diri, usai ditetapkan tersangka suap oleh KPK. Arief juga mundur menjadi Ketua DPRD Kota Malang.

"Karena kita menargetkan empat calon, yang daftar melebihi itu (enam). Proses menunggu rekom dari DPP, feat n propertest sudah dilalui dan akan dilanjut sekolah politik. Dan sekarang tengah menunggu rekom dari DPP," terang Ryan terpisah.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed