DetikNews
Selasa 10 Oktober 2017, 10:55 WIB

Pemkab Pasuruan Percantik Taman Batas Kota Targetkan Adipura Kencana

Muhajir Arifin - detikNews
Pemkab Pasuruan Percantik Taman Batas Kota Targetkan Adipura Kencana Foto: Muhajir Arifin/File
Pasuruan - Pemkab Pasuruan menargetkan meraih Piala Adipura Kencana 2018. Sejumlah upaya dilakukan salah satunya mempercantik taman batas kota.

"Kami sudah meraih tiga Adipura beruntun sejak 2015 untuk Kota Bangil. Dan berdasarkan regulasi yang baru, tahun depan kami menargetkan Adipura Kencana," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, M Muhaimin, Selasa (10/10/2017).

Menurut Muhaimin regulasi baru memungkinkan daerah yang sudah meraih tiga Adipura beruntun bisa mengejar Adipura Kencana di tahun keempat. Oleh karena itu sejumlah upaya tengah dilakukan.

"Item penilaian untuk Adipura Kencana semakin banyak. Namun ada 4 item yang paling penting, yakni peningkatan kebersihan kota, peningkatan pelayanan dan pengurangan sampah di TPA, membebaskan jalan protokol dari sampah dan mempercantik ruang terbuka hijau di batas kota," terangnya.

Untuk kebersihan Kota Bangil, menurut Muhaimin, terus dilakukan dengan rutin membersihkan sampah pagi dan sore. Pembersihan jalan protokol dari sampah juga terus dilakukan dengan mengangkut sampah ke TPA.

Sementara untuk peningkatan pelayanan sampah dan pengurangan pengolaan sampah di TPA dilakukan dengan cara memperbanyak bank sampah dan membangun TPS (Tempat Pembungan Smapah) R3.

"RTH batas kota ini yang akan kami tingkatkan. Di Nguling yang berbatasan dengan Probolinggo, di Watukosek yang berbatasan dengan Mojokerto, di Gempol yang berbatasan dengan Sidoarjo dan di Purwodadi yang berbatasan dengan Malang," terang Muhaimin.

Sementara Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf menegaskan upaya meraih Adipura Kencana juga dilakukan dengan meminta masukan langsung dari Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSL-B3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Kami sudah undang pak Dirjen, Sudirman, untuk mengevaluasi apa saja kekurangan-kekurangan yang dimiliki Kabupaten Pasuruan selama penilaian Adipura periode 2017," terangnya.

Menurut Irsyad, penilaian dan masukan dari kementerian lingkungan hidup harus dijawab dengan aksi nyata di lapangan oleh semua Kepala OPD dan camat terkait.

"Saya sudah minta kepada semua Kepala OPD, juga Pak Sekda dan Camat untuk merapatkan barisan, serta langsung menggerakkan semua elemen dengan anggaran yang sudah kita siapkan," pungkasnya.

Ia meminta seluruh warga juga memberikan dukungan dengan menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya tak membuang sampah sembarangan.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed