Pemkot Kediri Instruksikan Pengajar Tak Beri PR Sekolah

Pemkot Kediri Instruksikan Pengajar Tak Beri PR Sekolah

Andhika Dwi - detikNews
Kamis, 05 Okt 2017 15:09 WIB
Pemkot Kediri Instruksikan Pengajar Tak Beri PR Sekolah
Foto: Andhika Dwi
Kediri - Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy mengimbau para guru tidak memberi pekerjaan rumah (PR). Pemkot Kediri mengintruksikan seluruh pengajar tidak memberikan PR ke pelajar, khususnya Sekolah Dasar (SD).

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi akan menerapkan imbauan tersebut.

"Sekolah jangan lagi memberikan PR atau istilahnya pekerjaan sekolah yang dikerjakan di rumah. Karena pekerjaan rumah seharusnya kegiatan yang memperkuat karakter anak," kata Chevy kepada detikcom saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Jalan Mayor Bismo Kota Kediri, Kamis (5/10/2017).

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), jelas dia, merupakan pendidikan yang akan membuat karakter anak sedari dini menjadi lebih mandiri. Sehingga kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan yang ada di sekeliling rumah, menyapu, mengepel, cuci piring, kerja bakti dilingkungan rumah tinggalnya.

"Pekerjaan rumah itu seperti menyapu, mencuci, kerja bakti kampung agar siswa lebih mandiri, bukan PR matematika," jelas Chevy.

Tahun ini, Kota Kediri, sedang fokus melakukan penguatan pendidikan karakter. Ada 4 sekolah yang menjadi pilot poject penguatan pendidikan karakter. SMP 1, SD Banjaran 4, SD Burengan 2 serta SD Sukorame. Nantinya dalam pendidikan karakter ada 5 nilai yang harus dikuatkan dalam diri pelajar.

Nilai religius, nasionalis, gotong royong, mandiri dan integritas merupakan muatan yang harus ditanamkan kepada pelajar di Kota Kediri.

"Ada 5 nilai muatan yang harus ditanamkan dalam diri pelajar sejak dini, religius, gotong royong, mandiri dan integritas," tegas Chevy. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini