Ibu dan Anak jadi Korban Tewas Terbakarnya Pabrik Keripik Tempe

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 04 Okt 2017 19:39 WIB
Puing tersisa dari pabrik keripik yang terbakar (Foto: Muhammad Aminudin)
Kota Malang - Lima pekerja tewas dalam kebakaran pabrik keripik tempe di Jalan Raya Candi V, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang. Dua diantaranya adalah seorang ibu dan anak.

Mereka adalah Sarmini (50), ibu dari Anifatu Jahro (25), yang beralamat di Desa Petungsewu, Dau, Kabupaten Malang.

"Bu Sarmini adalah ibunya dari Ani, yang tinggal di Petungsewu. Mereka bekerja di pabrik itu," kata Paiah kakak kandung Sarmini ditemui wartawan di kamar jenazah RSSA Malang, Rabu (4/10/2017).

Iis korban lain, juga diketahui merupakan tetangga dari Ani. Mereka sama-sama bekerja di pabrik keripik milik Samuel (63) tersebut.

[Gambas:Video 20detik]

Sementara informasi lain yang diperoleh detik.com, Ningsih (40), merupakan istri dari Taufik satu dari dua korban selamat dari peristiwa.

"Ningsih itu istri dari Taufik, mereka adalah pasangan suami istri yang bekerja disana," ujar kerabat Ningsih, Supiati ditemui terpisah.

Polres Malang Kota akan melakukan identifikasi para korban untuk memastikan identitas mereka. Tim DVI dilibatkan untuk mengungkap jati diri para korban.

"Tim DVI akan melakukan identifikasi identitas korban yang sebenarnya, agar nanti memudahkan penyerahan jenazah kepada keluarga," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan kepada wartawan di RSSA Malang.

Lima korban tewas dalam kebakaran pabrik keripik tempe di Jalan Raya Candi, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang. Mereka adalah Sarmini (50), warga Kucur, Dau, Kabupaten Malang, Iis, dan Anifatuh Jahro (25), mereka warga Petungsewu, Dau, Kabupaten Malang, Suwarno alias Ableh (34) dan Ningsih (40), keduanya warga Jalan Raya Candi, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang.

Sementara korban selamat adalah Yudi serta Taufik. (iwd/iwd)