Menderita Asam Urat Akut, Tangan Nusron Berubah jadi Begini

M Rofiq - detikNews
Rabu, 04 Okt 2017 11:20 WIB
Nusron, penderita asam urat akut/Foto: M Rofiq
Probolinggo - Jari tangan dan kaki Nasron Azizah (27) mulai membesar sejak 10 tahun lalu. Karena nyeri dan sakit, akhirnya warga Dusun Manggisan, Desa Seneng, Kecamatan Krucil, Probolinggo, ini tak mampu berjalan.

Nasron yang saat itu berusia 17 tahun memilih putus sekolah dan keluar dari pesantren di kawasan Kecamatan Krejengan. Kian hari benjolan yang ada di tangan dan kakinya membesar. Bahkan sering keluar nanah dan cairan warna putih. Keluarganya sempat membawanya ke pengobatan alternatif, namun tidak membuahkan hasil.

"Paman, kakek dan nenek membawa saya ke dokter di Kraksaan berobat di kawasan Kota Kraksaan. Katanya saya asam urat tinggi sejak usia 17 tahun," kata Nasron saat ditemui di kamarnya, Rabu (4/10/2017).

Namun pengobatan yang dilakukan baik ke alternatif dan rumah sakit daerah, membuat keluarganya kehabisan biaya. Apalagi kakeknya yang kini berusia 89 tahun tak mampu lagi mencari penghasilan menjadi buruh tani lagi.

"Tidak ada hasilnya tapi saya mau berobat lagi, kakek saya sudah kehabisan biaya. Ya maklum pak, kakek saya hanya buruh tani biasa," ungkap Nusron dengan menahan perih di tangannya.

Untuk makan sehari-hari saja, nenek Nusron harus menyuapinya. Sebab, tangan Nusron yang membesar tak mampu memegang sendok. "Saya keluar dari sekolah dan pesantren itu karena tidak mampu memegang bulpen dan benda apapun. Sebab, tangannya bergerak sedikit sudah terasa nyeri," tambahnya.

Sementara paman korban, Abdul Aziz (52) mengaku keponakannya jarang keluar kamar jika rasa nyeri itu datang lagi. "Kadang nyeri, kalau sudah nyeri begini dia (Keponakannya) tidak bisa keluar kamar. Mau jalan sudah tidak bisa," ungkap Abdul Aziz.

Dia pun berharap ada bantuan yang bisa meringankan beban Nasron Azizah. "Saya berharap, semoga ada yang peduli pada ponakan saya ini. Bapaknya sudah pikun, tidak ingat ke dia. Ibunya juga sudah meninggal sejak lama," pungkasnya.

Dokter kesehatan Polres Probolinggo dr Hendro Winarno mengatakan Nasron mengalami asam urat tinggi tanpa ada pengobatan rutin. Hingga asam uratnya akut.

"Rencananya kita akan melakukan tindakan medis dengan tim dokter ahli penyakit kulit dan penyakit dalam Rumah Sakit Waluyo Jati Kraksaan. Tindakan apa yang akan dilakukan, kita akan berkoordinasi dengan tim medis ahli kulit dan penyakit dalam," jelas Hendro saat dihubungi. (fat/fat)