detikNews
Senin 02 Oktober 2017, 15:13 WIB

Pencuri Puluhan HP ini Tertangkap Berkat CCTV

Erliana Riady - detikNews
Pencuri Puluhan HP ini Tertangkap Berkat CCTV Polisi merilis pencurian konter HP di Blitar (Foto: Erliana Riady)
Blitar - Polisi mengungkap kasus pencurian puluhan HP di sebuah konter HP. Polisi menembak kaki pelaku karena berusaha kabur.

Aksi pencurian tersebut terekam CCTV. Dalam rekaman tanggal 29 September 2017 itu , tampak pelaku mulai beraksi pada pukul 01.45 WIB di Konter Purnama di Jalan Bromo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Dalam rekaman, pelaku ampak mengenakan baju berwarna terang, celana berwarna gelap selutut dan mukanya ditutup topi yang terbuka bagian mata.

Pelaku masuk toko sasarannya dengan memanjat naik genteng lalu merusak plafon. Dia menggunakan seutas tali tambang biru untuk turun.

Sambil membawa tas ransel berukuran besar, terlihat pelaku leluasa masuk ke toko penjual HP itu. Pertama dia buka laci yang diduga bagian kasir, lalu masuk ruang lain sebentar. Kemudian dia berusaha membuka laci sebuah meja diduga bagian kasir. Aksi pelaku terekam di CCTV sampai sekitar pukul 03.18 WIB.

Aksi pelaku terekam CCTVAksi pelaku terekam CCTV (Foto: Erliana Riady)


Kejadian ini baru diketahui peilik toko, Daud Prasetya (32) warga Kesamben Kabupaten Blitar pagi harinya. Berbekal rekaman CCTV, Daud melaporkannya ke Polsek Wlingi. Tidak sampai 24 jam, polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya.

"Setelah kami pelajari lalu kami identifikasi. Setelah mengetahui ciri-cirinya, kami berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Pelaku bernama Suprianto (39) warga Desa Sragi, Talun, Kabupaten Blitar," ungkap Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya saat jumpa pers di Mapolres Blitar, Senin (2/10/2017).

Pelaku, tambah Kapolres, ditangkap di rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB. Namun karena berusaha melawan, polisi terpaksa bertindak tegas dengan menembak kakinya.

"Pelaku kami tembak kakinya karena melawan pada saat dilakukan penangkapan ," ujar Kapolres.

Dari rumah pelaku, polisi menemukan beberapa barang bukti hasil curiannya. Di antaranya adalah 25 HP baru berbagai merek.

"Pemilik total merugi sebanyak Rp 50 juta dan pelaku terancam melanggar pasal 363 tentang curat," paparnya.

Pelaku yang ternyata seorang residivis ini, terancam kembali menjalani hukuman selama tujuh tahun penjara.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com