Suroan, Lumpur Sumber Air Hangat Brumbun Dikeruk

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 29 Sep 2017 13:55 WIB
Sumber Air Brumbun di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Sumber Air Brumbun Lamongan mendapat perlakuan istimewa tiap tahun. Sumber air hangat Brumbun di Dusun Brumbun, Desa Kranji, Kecamatan Paciran, ini sumber airnya dikeduk dan dibersihkan.

Tradisi keduk Sumber Air Brumbun oleh warga dan semua pihak di Desa Kranji, ini berlangsung bertahun-tahun tiap bulan Suro. Warga bergotong-royong mengeringkan sumber air untuk mengangkat semua lumpur yang ada di waduk dan membuangnya. Selain membuang semua lumpur yang mengendap di pemandian air hangat ini, warga juga melakukan pembersihan lokasi sekitar sumber air.

Nama asli pemandian ini adalah Brumbung, namun warga sering menyebut Brumbun. Penjaga sumber air, Mulyono mengaku Sendang Brumbung sudah ada sejak zaman Wali Songo, tepatnya di masa Sunan Drajat. Sendang ini konon sering digunakan sebagai lokasi untuk berdiam diri.

Dari legenda masyarakat sekitar, lanjut Mulyono, sendang ini terbentuk berkat karomah dari Sunan Drajat. Saat itu, Sunan Drajat menolong warga dengan menancapkan tongkat ke tanah kapur di dekat sendang. Dari lubang tongkat itu keluar air tawar dan bersih. Keluarnya air tawar tersebut ternyata pernah berhenti. Airnya tumpah berlebihan.

Pemandian air panas Brumbung ini tidak terlalu luas, hanya 5×10 meter dengan menyediakan dua kolam untuk wisatawan laki-laki dan perempuan. Meski tak luas, tempat ini selalu dipenuhi pengunjung baik dari Kota Lamongan maupun dari luar kota. Seperti Bojonegoro, Gresik dan kota lainnya.

Sumber Air Brumbun/Foto: Eko Sudjarwo


Kades Kranji Husnul wafik membenarkan gatakan, kegiatan keduk sumber air hangat ini dilakukan bulan Suro. Selain untuk melestarikan tradisi, kata Husnul, keduk sumber ini dilakukan untuk tetap menjaga kebersihan sumber air hangat yang lokasinya digunakan sebagai salah satu lokasi wisata lokal tersebut.

"Selain meneruskan tradisi leluhur, juga untuk menjaga kebersihan sumber, karena Sumber Air Brumbun ini salah satu wisata lokal yang ramai," kata Kades Husnul kepada wartawan di lokasi, Jumat (29/9/2017).

Sementara Komandan Koramil Paciran, Kapten Arh Suherman menambahkan, ramainya Sumber Air Brumbun ini karena diyakini bisa sebagai obat gatal dan rematik. Selain warga, TNI dan Polri juga turut serta dalam kegiatan rutin setahun sekali ini.

"Keikutsertaan TNI Polri dan warga ini menunjukkan kalau warga bersama aparat peduli dengan sumber air ini dan kami bisa bekerjasama dengan guyup rukun," akunya.

Usai gotong-royong mereka makan bersama di sekitar lokasi sumber air hangat. (fat/fat)