24 Catar penerbang BPPP Banyuwangi langsung masuk Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) dilanjutkan masa basis selama tiga bulan di dalam kampus.
"Selama itu, mereka tidak boleh meninggalkan kampus dan seluruh aktivitasnya dipantau dan dibentuk mulai bangun tidur, beraktivtas sampai tidur lagi," ujar Kepala BPPP Banyuwangi Afen Sena, kepada detikcom, Senin (25/9/2017).
Tak hanya itu, mereka juga akan ditatar pembina dari TNI AL, untuk program pendidikan Jungle And Sea Survival. Masa diklat catar penerbang angkatan 12 di BPPP Banyuwangi ditargetkan selesai dalam waktu 20 bulan ke depan. Tenggat waktu tersebut lebih cepat dibandingkan masa diklat calon pilot sebelumnya.
Calon taruna penerbang/ Foto: Ardian Fanani |
"BPPP Banyuwangi sudah dilengkapi pesawat latih serta instruktur penerbang yang cukup. Jika tak ada aral melintang, pendidikan calon pilot itu akan selesai dalam 20 bulan ke depan dan mereka siap diwisuda menjadi pilot muda di Indonesia," tambah Afen Sena.
Sebelum memasuki kampus Pilot School, para catar tersebut diantar langsung orang tua dan keluarganya guna diserahkan ke pihak kampus untuk mengikusi proses pendidikan dan latihan (diklat) sebagai calon penerbang andal di masa mendatang.
"Mereka datang dengan membawa tiga batang bibit pohon manggis. Bibit tersebut langsung ditanam catar dan orang tuanya guna menghijaukan area kampus BPPP Banyuwangi yang berlokasi di areal Bandara Blimbingsari, Banyuwangi," pungkas Afen. (fat/fat)











































Calon taruna penerbang/ Foto: Ardian Fanani