Ratusan Pecinta Mobil SUV Bersih-bersih di Jambore Gunung Bromo

M Rofiq - detikNews
Minggu, 24 Sep 2017 13:44 WIB
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Ratusan komunitas pecinta mobil SUV di Indonesia mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) di Gunung Bromo. Kegiatan yang digelar dua hari, Sabtu dan Minggu (23-24/9/2017) ini dipusatkan di Padang Savana Bukit Teletubies.

Mereka menggelar bakti sosial dan bersih-bersih lingkungan Gunung Bromo. Total 280 pecinta mobil SUV yang ikut. Mereka berasal dari Kalimantan, Sumatera, Lombok, Bali dan dearah lainnya.

"Kami menggelar kegiatan peduli lingkungan, dengan bersih-bersih sampah di wisata Gunung Bromo. Dan ini kami lakukan yang kesekian kalinya di Bromo," kata Rony, Ketua Jamnas SUV, kepada detikcom, Minggu (24/9/2017).

Kegiatan bersih-bersih sampah, kata Rony, dilakukan di tiga titik. Yakni, di lautan pasir, tempat keramaian wisatawan dan di sekitar kawah. Hasil sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke tempat pembuangan sampah (TPS).

Di hari kedua, Jamnas pecinta SUV ini menggelar bagi-bagi hadiah. Berbagai hadiah yang disiapkan panitia, dibagikan untuk peserta Jamnas. Diakui Rony, kegiatan ini sengaja digelar di Jawa timur. Ini sekaligus menghormati kearifan lokal Jatim yang banyak memiliki destinasi wisata yang indah.

Pantauan detikcom, ratusan mobil SUV terparkir memenuhi di lautan pasir Bromo. Ini menambah keindahan alam pada panorama alam di Gunung api tercantik di dunia ini. Selama dua hari, para peserta Jamnas komunitas mobil ini harus bertarung dengan dinginnya cuaca di Bromo siang dan malam. Mereka pun harus mendirikan tenda-tenda, menyatu dengan alam.

"Kami mengapresiasi adanya kegiatan positif ini, sekaligus dapat mempererat hubungan antar anggota yang diikuti di seluruh penjuru di Indonesia. Dan ini akan terus dilakukan. Namun tidak hanya di Bromo saja, kami akan melakukan kegiatan yang sama di tempat yang lain, kami selalu berpetualang," tutup Rony.

Sementara Bang Tree, salah satu peserta dari Surabaya, mengaku takjub dengan keindahan Bromo. Menurutnya, kegiatan ini tak hanya kegiatan wisata. Namun juga peduli dengan lingkungan. Sebab tidak dipungkiri, sampah menjadi juga permasalahan jika tak ada yang peduli.

"Berwisata dan bersih-bersih lingkungan yang kita gelar. Mudah-mudahan kegiatan kita ditiru oleh komunitas lain," ujarnya. (fat/fat)