Pencetus Hari Santri Dukung Khofifah Cagub Jatim, Mengapa?

Pilgub Jatim 2018

Pencetus Hari Santri Dukung Khofifah Cagub Jatim, Mengapa?

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 22 Sep 2017 16:03 WIB
Pencetus Hari Santri Dukung Khofifah Cagub Jatim, Mengapa?
Khofifah menanam pohon zaitun di Malang/Foto: Muhammad Aminudin
Malang - hofifah Indar Pawaransa didukung untuk maju sebagai calon gubernur Jatim. Menteri sosial ini dinilai mampu mensejahterakan masyarakat sekaligus menciptakan kedamaian di Jawa Timur

Saat hadir dalam peringatan 1 Muharram dan Haul KH Muhammad Sa'id di Ponpes Babussalam, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Khofifah diminta menanam pohon zaitun sebagai simbol perdamaian.

Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam yang juga pencetus Hari Santri Nasional, KH Thoriq bin Zain bin Darwis secara terbuka menyampaikan dukungannya kepada Khofifah untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Gus Thoriq, sapaan akrabnya menilai Khofifah mampu mensejahterakan masyarakat sekaligus menciptakan kedamaian di Jatim. Khofifah juga dinilai dapat membuat Jatim lebih maju dari sebelumnya.

"Saya akan mendukung Bu Khofifah di 2018. Karena yang datang duluan ke sini Bu Khofifah. Ya secara estetika politik, tetap yang duluan datang yang saya dukung," terang Gus Thoriq pada wartawan, Jumat (22/9/2017).

Ia, menilai dirinya memilih Khofifah juga lantaran diyakini akan membawa kedamaian serta mampu mensejahterakan masyarakat di Jatim.

"Sehingga Bu Khofifah diminta untuk menanam pohon ziatun di halaman pondok pesantren. Ini sebagai simbol perdamaian di Jatim," ucapnya.

Gus Thoriq yakin Khofifah bisa memenangkan Pilgub Jatim 2018. Sebab, saat ini kondisinya sudah berbeda karena banyak warga yang mendorong dan mendukung Khofifah.

"InsyaAllah, untuk kali ini Bu Khofifah akan menang karena banyak masyarakat yang mendukung," tandasnya.

Meskipun banyak kalangan yang mendukung dan mendorong, namun hingga saat ini Khofifah belum memutuskan secara lantang maju merebut kursi Gubernur Jawa Timur. Khofifah juga sempat mengaku jika sudah banyak menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk para politikus dan ulama. (bdh/bdh)
Berita Terkait