Kambing-kambing di Malang Kembali Ditemukan Mati Misterius

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 22 Sep 2017 11:46 WIB
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Kematian kambing misterius di wilayah Kota Malang, terus berlanjut. Hari ini, dua ekor kambing milik Mawi (60) warga Jalan Bawang Tengah, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, ditemukan mati.

Dua ekor kambing itu, mati sangat mengenaskan. Bagian perut terburai, ada juga luka di bagian kepala. Mawi baru mengetahui, pagi tadi saat akan memberi makan kambing ternaknya.

"Saya punya tiga ekor kambing, dua mati dengan luka pada perut. Satu ekor selamat," jelas Mawi ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (22/9/2017).

Mawi tak mengetahui, hewan apa yang menyerang ternaknya. Tetapi jika mengacu kejadian sebelumnya, bisa diduga kuat karena diserang anjing liar.

"Kalau dulu di Jalan Akordion, katanya anjing. Mungkin saja, anjing yang sama menggigit ternak saya," tegasnya.

Kambing-kambing mati misterius terjadi lagi/Kambing-kambing mati misterius terjadi lagi/ Foto: Muhammad Aminudin


Pekan lalu, tiga ekor kambing milik Bunawi (50), warga Jalan Akordion, Kelurahan Tunggulwulung, juga ditemukan mati dengan sejumlah luka.
Jika ditotal, sudah ada 26 ekor kambing jenis domba mati secara misterius di wilayah Kabupaten dan Kota Malang kurun waktu sebulan ini.

Sementara Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan Kota Malang tengah menyelidiki penyebab pasti kematian kambing-kambing tersebut.

"Kami masih menguji bekas gigitan ke laboratorium, untuk memastikan penyebab kematian ternak warga itu," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang Anton Pramudjiono dikonfirmasi terpisah.

Dia menjelaskan, hasil koordinasi dengan Tim K9 Polres Malang Kota, teror kambing dilakukan oleh anjing yang sudah terlatih. Anjing-anjing pemburu itu, diduga kuat dilepaskan untuk membunuh kambing-kambing milik warga.

"Kalau koordinasi dengan K9, kematian kambing disebabkan gigitan anjing terlatih. Motifnya apa, sedang kita selidiki," bebernya.

Anton mengatakan, beberapa waktu lalu ada kejadian di kandang Bunawi, warga Jalan Akordion. Dua ekor anjing sempat terekam kamera CCTV milik warga. Namun, untuk mengungkap kepastiannya, masih menunggu hasil uji laboratorium. "Ada sempat terekam CCTV, terlihat dua ekor anjing," tandasnya. (fat/fat)