DetikNews
Selasa 19 September 2017, 21:54 WIB

Alasan Bupati Anas Pilih Pariwisata untuk Mengubah Banyuwangi

Zaenal Effendi - detikNews
Alasan Bupati Anas Pilih Pariwisata untuk Mengubah Banyuwangi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Jakarta - Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi bertumbuh pesat. Kontribusinya terbesar dibandingkan daerah lain.

Bupati Abdullah Azwar Anas menceritakan awal mula memilih sektor pariwisata sebagai cara mengenalkan Banyuwangi hingga menjadi sektor paling maju saat ini.

"Ke depan bisa menjadi alternatif di tengah berbagai sektor lesu dan keyakinan ini sejak 7 tahun lalu pertama kali menjabat ketika migas trennya akan turun sedangkan sektor pariwisata trennya semakin naik bahkan eropa growth-nya zero tapi terselamatkan karena pariwisata seperti Italia, Spanyol. Maka kami buat dengan cara kreatif maka tumbuh seperti sekarang, dari tidak ada penerbangan sekarang ada 6 flight ke Banyuwangi," katanya usai menjadi pembicara di sebuah seminar di Dyandra Convention Hall Surabaya, Selasa (19/9/2017).

Selain mendorong pariwisata, sumber daya manusia (SDM), kata Anas, juga menjadi faktor prioritas untuk dikembangkan melalui pemberian pelatihan berbahasa asing serta internet marketing.

"SDM bagi kami prioritas sejak tahun pertama kami menjabat. Setahun 3 ribu anak kita kursus internet marketing karena supaya memasarkan produk dan destinasi masing masing. Banyuwangi memanfaatkan IT untuk mendorong pariwisata di Banyuwangi," ungkap Anas.

Dengan rutinnya membuat agenda festival tiap tahun membuat kunjungan wisatawan asing dan lokal yang berkunjung di Banyuwangi meningkat. Meski begitu Anas mengaku tidak semua tempat wisata dibangun tempat penginapan oleh para investor.

Di Banyuwangi dulu pertama kali menjabat, wisatawannya ada 500 ribu orang sekarang 4,3 juta. wisman 4.500 orang sekarang lebih dari 100 ribu, traffic kami cukup tinggi home stay kami bangun meski ada beberapa daerah tidak izinkan ada hotel. Kami tidak keluarkan IMB, karena supaya rakyat bisa menikmati pantai yang indah tidak semua dirampas atas nama investasi," pungkas Anas.
(ze/iwd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed