Adalah Irsat, nama veteran itu. Pria 91 tahun itu dibangunkan rumah permanen oleh Komando Distrik Militer 0813 Bojonegoro. Irsat tak pernah membayangkan rumahnya yang tak layak huni itu akan dirobohkan dan diganti dengan rumah baru yang tentunya akan lebih baik bangunannya.
"Keluarga tidak pernah berpikir kalau rumah orang tua kami akan diperbaiki oleh pemerintah dan TNI. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih banyak kepada pak Dandim Bojonegoro" tutur Pujiono, anak Pertama Irsat kepada detikcom, Selasa (19/9/2017).
Irsat yang lebih dulu ditinggal wafat istrinya, Fatimah, di usia senja itu masih terlihat sehat. Veteran pejuang 45 ini dikaruniai 9 anak dan 8 cucu.
Rumah Irsat yang dibangun oleh para prajurit TNI ini kemajuan pembangunannya sudah mencapai 40 persen. Setiap hari personel dari Kodim dan koramil Kepohbaru terus berusaha menyelesaikan rumah tersebut dengan dibantu pihak desa dan masyarakat.
Bantuan rehab rumah Veteran ini dilakukan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-72 TNI, sebagai bentuk penghargaan kepada pejuang veteran atas jasa-jasanya dalam memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Program rehab ini sebagai upaya menghargai perjuangan yang sudah dilakukan oleh pejuang veteran di masa lalu. Dengan harapan, segala upaya yang kami lakukan akan membuat pejuang veteran nyaman tinggal di rumah sendiri dan mendapatkan kehidupan yang layak," kata Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Herry Subagyo. (iwd/iwd)










































