PKB Usung Kadernya di Pilkada Kota Mojokerto 2018

PKB Usung Kadernya di Pilkada Kota Mojokerto 2018

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 16 Sep 2017 16:03 WIB
PKB Usung Kadernya di Pilkada Kota Mojokerto 2018
Baliho yang mempromosikan Junaed (Foto: Enggran Eko Budianto)
Kota Mojokerto - PKB ingin mengusung kadernya sendiri dalam Pilwali Kota Mojokerto 2018 nanti. Saat ini penjajakan koalisi dengan partai lain terus dilakukan untuk memenuhi syarat suara partai pengusung.

Ketua DPC PKB Kota Mojokerto Achmad Rusyad Manfaluti mengatakan, hasil rapat internal partai sepakat mengusung Junaedi Malik, kader PKB yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto sebagai calon wali kota di Pilkada 2018. Hal itu juga menjadi instruksi dari DPW PKB Jatim.

"Dia (Junaedi) dari anggota fraksi yang sudah dua kali, dia kader dari PKB dan lebih kepada NU dan basis konstituen beliau," kata politisi yang akrab disapa Falut ini saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/9/2017).

Untuk tujuan itu, nama Junaedi sebagai bakal calon Wali Kota Mojokerto mulai diembuskan. Baliho yang mempromosikan Junaedi juga banyak bertebaran di Kota Onde-onde.

"Kader PKB memang harus branding diri supaya dikenal masyarakat terkait dengan popularitas dan elektabilitas," ujarnya.

Hanya saja, lanjut Falut, untuk mengusung Junaedi, PKB harus berkoalisi dengan partai lain. Pada Pileg 2014, PKB mendapatkan 3 kursi di DPRD Kota Mojokerto. Sehingga dibutuhkan tambahan 2 kursi untuk bisa mengusung calon di Pilkada 2018.

Oleh sebab itu, Falut membuka pintu lebar-lebar untuk berkoalisi dengan partai lain. Dia mengaku sedang menjalin komunikasi dengan PAN, Golkar, Demokrat dan PDIP. Kepastian nama Junaedi sebagai calon yang akan diusung di Pilkada 2018, ditentukan keputusan koalisi dan keputusan DPP PKB.

"Dengan partai lain kami baru komunikasi untuk menyesuaikan porsi koalisi dan pasangan calon," tandasnya.

Selain Junaedi, ada beberapa nama yang mulai muncul sebagai bakal calon wali kota di Pilkada 2018. Diantaranya Mas'ud Yunus yang saat ini menjabat Wali Kota Mojokerto. Bakal calon petahana ini melamar ke PDIP.

Adik kandung Bupati Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita juga tak mau ketinggalan. Wanita berhijab ini mengaku akan diusung oleh PAN, Golkar dan PKS. (iwd/iwd)
Berita Terkait