DetikNews
Kamis 14 September 2017, 21:01 WIB

Pilgub Jatim 2018

Survei LKPI: Elektabilitas La Nyalla Ungguli Risma, Khofifah dan Gus Ipul

Rois Jajeli - detikNews
Survei LKPI: Elektabilitas La Nyalla Ungguli Risma, Khofifah dan Gus Ipul Foto: La Nyalla bersama Gubernur Jatim Soekarwo dan Waketum Gerindra Ferry Juliantono (Rois Jajeli/detikcom)
Surabaya - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menggelar survei terhadap para bakal calon Gubernur Jawa Timur. Dari hasil survei, elektabalitas mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla M Mattalitti mengungguli tokoh lainnya seperti Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Khofifah (Menteri Sosial), dan Saifullah Yusuf-Gus Ipul (Wakil Gubernur Jatim).

"Untuk tingkat elektabilitas atau keterpilihan, La Nyalla berada di posisi tertinggi dengan perolehan 23,1 persen. La Nyalla ditempel Risma dengan 19,2 persen. Khofifah 18,3 persen dan urutan keempat Gus Ipul 13,1 persen," kata Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono melalui rilis yang diterima detikcom, Kamis (14/9/2017).

Ia menerangkan, dari temuan di lapangan, terdapat fakta bahwa rakyat Jawa Timur menginginkan perubahan.

"Karena Gus Ipul sebagai representasi petahana dinilai tidak bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat. Itulah mengapa nama-nama non-Gus Ipul terus menguat," tuturnya.

Sebelumnya, banyak lembaga survei yang mencatatkan Gus Ipul menempati elektabilitas tertinggi. Survei tersebut berbeda dengan survei dari LKPI. Kata Arifin, LKPI menyusun indikator lain dalam survei tersebut.

"Kami dalam menyusun survei, ada kompetensi yang diinginkan masyarakat. Juga ada sifat-sifat yang diiinginkan masyarakat adalah pemimpin yang dapat mengatasi permasalahan ekonomi. Masyarakat yang menginginkan calon pemimpin bebas dari korupsi. Dari survei terseut, Pak Nyalla lebih banyak diinginkan masyarakat untuk memimpin Jawa Timur. Kalau ada perbedaan (hasil survei LKPI dengan lembaga survei lainnya), mungkin ada perbedaan pada indikatornya. Yang pasti di lapangan, kami mendapatkan data seperti itu," jelasnya.

LKPI menggelar survei sejak 25 Agustus hingga 5 September 2017, dengan sampel 1.769 responden yang tersebar di seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling. Responden diwawancarai secara tatap muka. Toleransi kesalahan survei ini sekitar 2,3 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dari survei yang dilakukannya, Pilgub Jatim 2018 diprediksi ada empat pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur yang akan bertarung. Empat kadindat calon gubernur itu adalah La Nyalla M Mattalitti, Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini.

"Jadi keliru, kalau dibilang Pilgub Jatim ini hanya diwarnai dua sosok, Gus Ipul dan Khofifah saja. Realitas politik di lapangan, menunjukkan kondisi yang berbeda. Karena nama La Nyalla dan Risma terus menguat. Dan saya mengamati, intensitas Pak Nyalla turun ke lapangan yang tinggi, membuat tingkat pengenalannya kepada masyarakat terus melejit," terangnya.

Selain keempat tokoh tersebut, juga ada nama-nama bacagub lainnya yang masuk jaringan survei LKPI yakni, Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Budi 'Kanang' Sulistyono (Bupati Ngawi), Nurwiyatno (Kepala Inspektorat Provinsi Jatim) dan Nurhayati Ali Aseggaf (anggota DPR Ri dari Demokrat).

Untuk survei tingkat popularitas, Khofifah menempati urutan pertama dengan perolehan 78,3 persen. La Nyalla 78,1 persen. Risma 77,6 persen. Gus Ipul 77,4 persen. Nama lainnya seperti Anas 63,7 persen. Budi Kanang 61,3 persen. Nurwiyatno 58,2 persen dan Nurhayati 46,3 persen.

Sedangkan tingkat akseptabilitas (penerimaan masyarakat terhadap tokoh yang dianggap pantas memimpin Jatim), La Nyalla 79,8 persen. Risma 78,4 persen. Khofifah 77,8 persen dan Gus Ipul 76,3 persen.
(roi/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed