DetikNews
Rabu 13 September 2017, 21:23 WIB

Jadi Pembicara di Markas PBB, Risma Ajak Megawati

Zaenal Effendi - detikNews
Jadi Pembicara di Markas PBB, Risma Ajak Megawati Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Kota Surabaya kembali mendapat penghargaan untuk masalah penghijauan di perkotaan. Menjelang akhir tahun 2017, Surabaya akan mendapat 4 penghargaan internasional.

"Surabaya mendapatkan dari UNESCO penghargaan Learning City untuk dunia kategori kota, besoknya aku bicara soal itu," kata Risma di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Sedap Malam, Rabu (13/9/2017).

Bulan selanjutnya Oktober kata Risma, Surabaya mendapat penghargaan Green Cities yang kabar juara baru diterimanya beberapa hari lalu dari tim juri.

Selain mendapat penghargaan, pada bulan tersebut Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini juga menjadi pembicara di markas PBB tentang Kota Surabaya yang makin hijau dan asri.

"Surabaya akan mendapatkan Green Cities. kemairn baru ditentukan oleh juri ada beberapa kota. awalnya saya pikir jadi pembicara saja di PBB dan diinformasikan Surabaya masuk finalis tetapi kemarin malam sudah jadi pemenangnya itu akhir Oktober," ungkap Risma.

Saat menjadi pembicara di markas PBB, Risma berencana mengajak Megawati ke New York. Namun ajakannya ditolak Ketua Umum PDIP dengan alasan jauh.

"Bulan Oktober saya diminta bicara di PBB, ada 400 anggota PBB, ibu (Megawati) saya ajak karena besoknya untuk Global green city terus ibu bilang emoh mbak adoh. Saya ajak kenapa saya ingin karena ibu gurunya green city dan biar perso (mau)," ujar dia.

Pada November 2017 Risma akan ke Turin, Azarbaijan menjadi salah satu juri tentang kota hijau. "November ada Turin Azarbaijan, kemarin Surabaya dapat nomor dua. Tahun ini tidak akan dapat juara karena aku jadi juri meski disitu masuk finalisnya," tambah orang nomor satu di Pemerintahan Kota Surabaya ini.

Terakhir, Kota Surabaya sedang bersiap menyambut juri Lee Kuan Yew Award untuk melakukan penilaian tentang berbagai bidang. "Sekarang lagi kita siapkan untuk Lee Kuan Yew Award jadi juri akan datang 25-27 September ini. Untuk Lee Kuan Yu macam-macam ada sosial, ekonomi," pungkas Risma yang pernah menjabat sebagai Kepala Bappeko dan DKP Kota Surabaya ini.
(ze/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed