Ditemukan Jejak Kaki Hewan di Dekat Kandang Kambing

Muhammad Aminuddin - detikNews
Rabu, 13 Sep 2017 17:50 WIB
Kambing yang mati dikubur (Foto: Muhammad Aminudin)
Kabupaten Malang - Serangan hewan buas untuk sementara diduga menjadi penyebab kematian 17 kambing milik Ahmad Effendi. Selain cakaran dan gigitan, indikasi lain adalah ditemukannya jejak kaki hewan tak jauh dari kandang kambing.

"Ada jejak satu, diduga jenis hewan buas, kayak anjing liar atau sejenisnya. Ataukah macan masih diselidiki," kata Effendi kepada detikcom, Rabu (13/9/2017).

Pria 45 tahun itu mengatakan, jejak kaki binatang itu tertinggal dan melekat pada tanah basah. Indikasi bahwa pelaku adalah hewan buas bisa dilihat dari rusaknya kandang kambing.

Kerusakan pada kandang mengindikasikan bahwa hewan buas memaksa untuk bisa masuk ke dalam kandang. Bekas kerusakan bisa dilihat. "Kandang juga dirusak, karena semua kambing berada di dalam kandang saat malam hari," tegasnya.

Peternak kambing asal Dusun Ketangi, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang itu memperkirakan, serangan hewan buas terjadi pada dini hari. Effendi sendiri tak mendengar adanya suara mencurigakan sejak malam hingga pagi.
Jejak kaki yang diduga milik hewan buas yang ditemukan tak jauh dari kandang kambing Jejak kaki yang diduga milik hewan buas yang ditemukan tak jauh dari kandang kambing (Foto: Muhammad Aminudin)
Baru ketika akan melihat kandang bersamaan memberikan makan ternaknya. Effendi dibuat kaget dengan banyak kambing mati menggenaskan.

"Kemungkinan antara pukul 1 sampai 2 malam. Kandang dirusak dan kambing-kambing diserang," terang Effendi.

Kapolsek Karangploso Kompol Farid Fathoni mengaku, hasil olah TKP harus dilakukan dengan melibatkan dinas terkait. Farid juga menduga kuat bahwa matinya kambing disebabkan gigitan hewan buas.

Binatang buas menyerang dan menggigit kambing di dalam kandang, karena tidak ditemukan darah tercecer di luar kandang. Namun yang menjadi aneh di sini, hewan buas tersebut tidak memakan daging kambing. Hewan itu hanya mematikan kambing saja, tanpa memakannya.

"Untuk sementara diduga karena gigitan hewan buas. Berapa jumlahnya, itu yang sulit diketahui," terang Farid terpisah. (iwd/iwd)