Salat Ghaib, Warga NU Diimbau Cermat Sikapi Konflik Rohingnya

Salat Ghaib, Warga NU Diimbau Cermat Sikapi Konflik Rohingnya

M Rofiq - detikNews
Senin, 11 Sep 2017 11:06 WIB
Salat Ghaib, Warga NU Diimbau Cermat Sikapi Konflik Rohingnya
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Peristiwa yang terjadi di Negara Myanmar, rupanya masih menjadi perhatian dari berbagai elemen muslim di berbagai daerah. Sebagai bentuk kepedulian atas muslim di Desa Rohingya yang menjadi korban pembantaian di Myanmar, kini giliran Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Probolinggo dan Banser, salat ghaib dan doa bersama di eks kantor Pemkab Jalan Raya Diringu.

Kegiatan yang diikuti seluruh pejabat pemkab, tokoh masyarakat dan ulama ini dipimpin Hasan Aminuddin, selaku Dewan Penasehat PW GP Ansor Jawa Timur dan Ketua Dewan Penasehat PC GP Ansor Kota Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo.

Selain itu turut hadir pula Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin al Hariri, Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi Saifullah, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Gus Abid Umar, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis, Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq

Sebelum melakukan doa dan tahlil, ribuan jemaah ini melakukan salat ghaib dan dilanjutkan istighosah yang dipimpin langsung oleh Ro0is Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Jamaluddin al Hariri.

Sementara Hasan Aminudin, yang juga anggota DPR RI Komisi VIII ini mengatakan sebagai umat muslim tentunya warga NU agar tidak terpancing dan terprovokasi, dan perlu menyikapi kasus konflik dengan cermat.

"Sebab, apabila sampai terpancing dan provokasi akan membawa pengaruh negatif yang dapat memecah belahkan Umat Muslim di Republik Indonesia. Kami berharap kita warga Indonesia tetap bersatu teguh dan tidak terintervensi dan pengaruh oleh siapapun yang ingin menghancurkan negara ini," kata Hasan Aminudin di lokasi, Senin (11/9/2017).

Hasan menginstruksikan kepada seluruh ranting dan anak ranting agar melakukan gerakan doa khusus pada pemerintah Myanmar yang telah melakukan penistaan antar manusia yang satu dengan manusia yang lainnya. (fat/fat)
Berita Terkait