DetikNews
Minggu 10 September 2017, 19:50 WIB

Kedatangan Jemaah Haji Trenggalek Disambut Tangis Haru

Adhar Muttaqin - detikNews
Kedatangan Jemaah Haji Trenggalek Disambut Tangis Haru Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek yang tergabung dalam kloter 9 dan 10 Jawa Timur, tiba di kampung halaman, Minggu (10/9/2017) petang.

Kedatangan jemaah haji disambut tangis haru dari para keluarga haji yang melakukan penjemputan di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Trenggalek. Pada pemulangan haji kali ini, satu jemaah harus dievekuasi menggunakan kereta dorong karena mengalami kelelahan.



Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ali Mustofa saat menyambut jemaah haji mengatakan, dari total 627 jemaah, dua orang gagal menunaikan haji. Satu orang meninggal dunia dan satu mengalami sakit.

"Untuk yang sakit dan meninggal dunia terjadi di asrama haji atau sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Sedangkan untuk yang berangkat seluruhnya bisa pulang dengan selamat," katanya.

Menurutnya, pada penjemputan haji ini pemerintah daerah tidak melakukan kegiatan seremonial, hal tersebut dilakukan, agar seluruh jemaah haji bisa langsung pulang dan bisa segera beristirahat di rumah masing-masing.

"Agar lebih cepat saja, apalagi pihak keluarga sudah banyak yang kangen setelah ditinggal 40 hari lebih," ujarnya.

Sementara itu salah seorang haji asal Desa Sukorame, Kecamaan Gandusari, Makin Amin mengaku bersyukur karena bisa menjalankan rukun Islam kelima dengan lancar dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat.

Dijelaskan, selama menjalankan rangkaian ibadah, pihakhnya mengaku tidak menemukan kendala yang berarti. Hanya saja ketika berada di Madinah kondisi cuaca cukup panas, sehingga harus melakukan penyesuaian.

"Kalau di Mekah Alhamdulilah cuacanya tidak terlalu panas. Sedangkan untuk rangkaian haji lancar, termasuk pada saat lempat jumrah juga tidak ada kendala," ujarnya.

Namun menurutnya, beberapa persoalan sempat terjadi di kloternya, dua orang jemaah hilang selama hampir satu pekan, hal tersebut terjadi saat jemaah tersebut hendak kembai ke maktab.

"Sebetulnya itu mereka suami istri, pada saat di Mina, kemudian mau kembali ke maktab mereka tersesat. Tapi Alhamdulillah semua bisa ditemukan dengan selamat dan bisa ikut pulang," katanya.

Makin menambahkan, pelayanan petugas selama menjalan ibadah haji mulai dari keberangkatan hingga proses pemulangan cukup baik, seluruh hak-hak jemaah mampu terlayani dengan baik.
(bdh/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed