Kapolresta Madiun AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan, wanita tersebut mendapat pengamanan ketat dari puluhan personel brimob termasuk Densus 88 anti teror. KPPN Diamankan sejak Jumat dini hari pukul 01.00 WIB saat berteriak mengamuk di depan Rumah Sakit Paru Madiun utara Polsek Manguharjo, Jalan Yos Sudarso.
"Diamankan oleh security Rumah Sakit Paru karena mengamuk dan dibawa ke Polsek Manguharjo. Memang betul kami amankan dengan penjagaan ketat baik brimob, intel, polda, dan juga densus 88 hanya untuk antisipasi saja," jelas Sonny kepada detikcom, Jumat (8/9/2017)
Sonny mengatakan, hasil interogasi terhadap KPPN berubah-ubah dalam memberikan keterangannya. Mulai dari mengaku sebagai saudara salah satu anggota polisi Ngawi hingga mengikuti salah satu kelompok tertentu.
Polisi menjaga proses pemeriksaan (Foto: Sugeng Harianto) |
Dari penelusuran detikcom, KPPN pada September 2014 pernah diamankan oleh Polres Malang. Dia diamankan karena terbukti meneror jajaran perwira polisi. Pelaku a melakukan teror melalui SMS yang dikirimkannya. Saat itu pelaku mengaku mendapat perintah seseorang berinisial AG.
Foto: Sugeng Harianto |












































Polisi menjaga proses pemeriksaan (Foto: Sugeng Harianto)
Foto: Sugeng Harianto