DetikNews
Jumat 08 September 2017, 16:01 WIB

Dari Bratang, Uji Coba Kamera Tilang Digeser ke Pucang Anom

Zainal Effendi - detikNews
Dari Bratang, Uji Coba Kamera Tilang Digeser ke Pucang Anom Kamera tilang siap merekam nopol kendaraan pelanggar di Bratang/Foto: Istimewa
Surabaya - Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan uji coba kamera tilang secara teknis sudah sesuai harapan meski masih ada perbaikan yang harus disempurnakan.

Lokasi uji coba kamera (CCTV) tilang pun digilir ke kawasan perempatan Pucang Anom arah Dharmawangsa. Pelaksanaan trial di perempatan Raya Nginden, dekat Terminal Bratang sukses merekam ratusan pelanggar lalu lintas.

"Sementara kita pindah, karena uji coba sudah oke. Secara teknis sesuai harapan ada perbaikan minor kecil yang harus kita lakukan," kata
Kabid Lalu Lintas (Dishub) Kota Surabaya Rubben Rico di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (8/9/2017).

Sukses di Bratang, Uji Coba Kamera Tilang Digeser ke Pucang AnomPemasangan kamera tilang(istimewa)


Menurutnya, data kendaraan yang melanggar masih ada sekitar 2 persen data yang mengalami error atau terjadi kesalahan.

"Misalkan nopol (pelanggar) yang salah terbaca secara visual. Tapi setelah evaluasi bisa dilakukan verifikasi secara mata telanjang," ungkap dia.

Rubben juga menyangkal apabila pemindahan kamera tilang itu dikaitkan adanya kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil Daihatsu Terios menabrak tiang kamera tilang di kawasan Bratang.

"Sebenarnya bukan itu. Yang harus dipahami masyarakat terhadap kamera tilang adalah bagaimana pengendara dalam berkendara patuh dan displin terhadap peraturan lalu lintas," pungkas dia.

Sukses di Bratang, Uji Coba Kamera Tilang Digeser ke Pucang AnomPemasangan kamera tilang (istimewa)


Penerapan kamera tilang dengan resolusi tinggi ini memang membuat keder para pengguna jalan yang biasanya mengemudi atau mengendarai motor secara ceroboh, tidak mengindahkan peraturan lalu lintas.

Pemilik kendaraan yang terbukti melanggar akan mendapatkan surat pemberitahuan jika melakukan pelanggaran.Namun sebelum Oktober, masih taraf sosialisasi alias belum ditilang melainkan hanya kena teguran.
(ze/ugik)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed