Atap SD di Pasuruan Ambruk, Bupati Irsyad: Jangan Main-main

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 08 Sep 2017 15:39 WIB
Atap gedung SD Ambruk/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Ambruknya atap ruang kelas SDN Kutorejo II, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, membuat Bupati Irsyad Yusuf geram. Ia memerintahkan jajaran terkait melakukan penelusuran dan meminta kontraktor bertanggungjawab.

"Akan kami telusuri penyebabnya oleh dinas tekhnis. Menjadi pelajaran bagi semua. Tidak zamannya sekarang main-main dalam hal apapun," seru Irsyad saat diminta tanggapan terkait ambruknya atap bangunan yang masih dalam rehabilitasi tersebut, Jumat (8/9/2017).

Pria yang akrab disapa Gus Irsyad ini menginginkan pihak kontraktor memberi penjelasan tehnis secara transparan mengapa atap yang baru dibangun tersebut bisa ambruk.

"Saya juga ajak semua lapisan masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan ke pemda jika ada proyek pemda yang tak transparan apalagi tidak sesuai bestek. CV harus bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi," tandasnya.

Secara terpisah Kepala SDN Kutorejo II, Hariyanti menyebutkan pelaksana proyek selama melakukan aktivitas rehabilitasi gedung tidak komunikatif, bahkan terkesan asal bekerja.

"Kami tidak dilibatkan, ini urusan dinas pendidikan dan kontraktor. Kami tak tahu pelaksana ujug-ujug mengerjakannya saja. Langsung main pasang sana pasang sini," kata Hariyanti.

Atap dua ruang kelas gedung SDN Kutorejo II Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tiba-tiba ambruk, Kamis (7/9) malam sekitar pukul 18.40 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa karena saat kejadian kondisi sekolah sepi. Ambruknya atap gedung kelas 6 A dan B ini sangat mengejutkan warga sekitar dan pihak sekolah. Sebab, bangunan tersebut dalam proses pengerjaan rehabilitasi.

Proses rehabilitasi gedung dimulai pada 27 Juli sampai 30 September 2017 mendatang atau sekitar 65 hari. Namun, belum genap sebulan, dua atap kelas ini sudah ambruk. Di papan proyek yang ada di gedung, tertera pengerjaan rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah ini nilai kontraknya Rp 91.578,000 dan dilaksanakan CV Jokotole dengan konsultan pengawas CV Titian Cahaya, tahun anggaran 2017. (fat/fat)