Bakal Calon Petahana Pecah Kongsi, Mas'ud Melamar ke PDIP

Bakal Calon Petahana Pecah Kongsi, Mas'ud Melamar ke PDIP

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 07 Sep 2017 16:30 WIB
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Duet Mas'ud Yunus-Suyitno yang memenangi Pilkada Kota Mojokerto 2013 akan terpecah di Pilkada 2018. Mas'ud memilih kembali maju melalui PDIP, sedangkan wakilnya dikabarkan melamar ke bakal calon wali kota lainnya.

Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto Febriana Meldyawati membenarkan bahwa Mas'ud telah mendaftarkan diri di penjaringan calon wali kota PDIP. Fit and proper test telah dijalani di DPD PDIP Jatim.

"Untuk rekomendasi partai masih menunggu keputusan DPP (Dewan Pimpinan Pusat PDIP)," kata Melda melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (7/9/2017).

Mas'ud yang saat ini menjabat Wali Kota Mojokerto, santer diisukan menggandeng Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto Harlistyati. Terlebih lagi wanita berhijab yang akrab disapa Harlis itu juga mengikuti penjaringan di PDIP sebagai calon wakil wali kota.

"Saya mendaftar sebagai wakil. Sudah fit and propper test di DPD PDIP Jatim, nanti keputusannya di DPP PDIP," ungkap Harlis saat dihubungi detikcom.

Meski tak mengungkapkan secara gamblang rencana duetnya dengan Mas'ud, Harlis mengaku cocok jika dipasangkan dengan bakal calon wali kota petahana itu. Dia menilai Mas'ud sebagai sosok yang baik, jujur, berpihak ke masyarakat dan mempunyai misi mensejahterakan warga Kota Mojokerto.

"Insya Allah pas (dipasangkan dengan Mas'ud), itu pun masih menunggu rekom dari PDIP lo ya," terangnya.

Sementara pasangan duet Mas'ud di Pilkada 2013, Suyitno dikabarkan melamar ke adik Bupati Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita. Pria yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Mojokerto itu ingin menjadi wakil Ning Ita di Pilkada 2018. Ning Ita sendiri mengklaim akan diusung oleh PAN, PKS dan Golkar. Namun sosok yang dipastikan akan menjadi wakilnya hingga saat ini belum ditetapkan.

Pasangan Mas'ud Yunus-Suyitno sukses menyingkirkan lima pasangan lainnya dalam Pilkada 2013. Pasangan yang diusung PDIP ini mendapatkan 49,57% atau 16.369 suara dari total 72.842 suara sah kala itu.

Disusul pasangan Ayub Busono Listyawan-Moeljadi (Abdi) yang diusung Partai Demokrat dan PAN, meraih 37,24% atau 12.297 suara. Pasangan Hendro Suowono-Warsito (Noto) diusung Golkar dan Hanura mendapatkan 4,07% atau 1.343 suara, Achmad Rosyad Manfaluti-Risdy Harintoko (Manfaati) diusung PKB, PPRN dan PKPI meraih 4,06% atau 1.340 suara.

Sementara pasangan independen Drajat Stariaji-Yanto (DY) dan Iwan Sulistiono-Edy Soehartono (IeD) masing-masing mendapatkan 3,7% atau 1.221 suara dan 1,37% atau 451 suara. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini