Program e-Smart Samsat Jatim, masyarakat dengan mudah membayar pajak kendaraan bermotornya melalui tampilan di android dan IOS. Layanan e-Smart Samsat ini terdapat beberapa informasi layanan samsat yakni, mekanisme dan persyaratan pelayanan, informasi produk penyelesaian STNK dan informasi blokir.
Selain itu bisa mengetahui besaran biaya yang harus dibayarkan. Seperti besaran administrasi PNBP (BPKB, STNK dan TNKB). Besaran pajak kendaraan bermotor dan BBNKB hingga besaran SWDKLJJ.
Wajib pajak juga dapat membayar melalui mobile banking. Beberapa perbankan yang bekerjasama dengan program tersebut diantaranya, Bank Jatim, BRI, BTN, BNI dan Bank Mandiri.
"Ini adalah bentuk inovasi dan pelayanan Polri yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Jasa Raharja," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di sela launching e-Smart Samsat Jatim di kantor Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Jalan Manyar Kertoarjo, Rabu (6/9/2017).
Peluncuran e-smart samsat/ Foto: Rois Jajeli |
Machfud menambahkan, pelayana E-Smart Samsat tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Jawa Timur dalam memenuhi kewajiban seperti membayar pajak kendaraan bermotor.
Masyarakat beli kendaraan bermotornya misalnya dari daerah Pacitan, Trenggalek, Malang, dan daerah lainnya di Jatim, maka dapat membayar pajak di Surabaya, dengan menggunakan aplikasi e-Smart Samsat.
"Inovasi ini tindaklanjut kebijakan Kapolri yang profesional, modern dan pelayanan berbasi IT. Masyarakat di daerah mana saja di Jawa Timur bisa membayar dimana saja," jelasnya.
Kapolda mengatakan, program layanan e-Smart Samsat Jatim ini adalah yang pertama di Indonesia. "Dan tidak lama lagi akan di launching di Mabes Polri. Tapi nanti jangkauan wilayahnya hanya di Jawa dan Bali," terangnya.
Jatim adalah daerah percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia. "Mudah-mudahan terus berinovasi," tandasnya.
Launching e-Smart Samsat Jatim ini dihadiri Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi, Kepala Cabang Jasa Raharja Jatim Evert Yulianto, Kepala Bidang Pajak Daerah Dispenda Jatim Aris Sunarya, para kapolres, kanit regident, pegawai dispenda, hingga unsur TNI.
Akhamd Sukardi mengatakan, selain program layanan e-Smart Samsat, saat ini sudah ada 212 unit samsat unggulan yang tersebar di seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Ada 46 samsat induk, 23 samsat drive thru, 10 samsat corner, 56 samsat keliling, 65 samsat payment point, 10 samsat delivery, 2 samsat kepulauan dan 20 ATM samsat.
"Dengan program layanan tersebut, pasti ada dampaknya pada peningkatan pendapatan daerah. Jadi orang malas menunggak, karena bermacam-macam pelayanan yang sudah cukup lengkap," jelas Sukardi. (roi/fat)












































Peluncuran e-smart samsat/ Foto: Rois Jajeli