Tiga Bacawali Probolinggo Ambil Formulir ke PPP

Tiga Bacawali Probolinggo Ambil Formulir ke PPP

M. Rofiq - detikNews
Rabu, 30 Agu 2017 18:46 WIB
Tiga Bacawali Probolinggo Ambil Formulir ke PPP
Foto: M. Rofiq
Probolinggo - Suhu politik di Kota Probolinggo jelang pilwali makin memanas. Tiga bakal calon wali kota dari tiga partai berbeda secara bersamaan mengambil formulir pendaftaran bacawali.

Tiga bakal calon wali kota dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Habib Hadi Zainal Abidin, Partai Golkar Fernanda Zulkarnaen, dan Partai NasDem Zulfikar Himawan melalui perwakilannya masing-masing mengambil formulir pendaftaran Bacawali ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setempat.

Pengambilan formulir ini dikarenakan PKB hanya memiliki 4 kursi di DPR yang seharusnya memiliki 6 kursi untuk bisa mencalonkan diri sebagai Cawali-Cawawali Probolinggo.

Sedangkan partai Golkar hanya memiliki 5 kursi kurang 1 kursi untuk bisa mencalonkan diri sebagai calon Walikota. Dan Partai NasDem 4 kursi untuk bisa maju Cawali dan Bacawali butuh 2 kursi. Dengan daftarnya tiga kandidat Bakal Calon Walikota Probolinggo ini, kader dari Partai bergambar Kabah ini siap mendampingi calon terpilih sesuai rekomendasi dari DPP PPP.

Kader PPP yang digadang gadang nantinya siap mendampingi, salah satunya adalah Habib Mahdi, yang merupakan bendahara DPW PPP Jawa Timur, yang juga anggota DPRD Jawa Timur.

Menurut Habib Mahdi, apapun keputusan Partai, dia siap menjalankan amanah partai salah satunya menjadi calon Wakil Walikota.

"Apapun itu adalah sebuah amanah bagi saya. Dan saya harus menjalankan amanah itu dengan baik,"ujar Habib Mahdi kepada wartawan, Rabu (30/8/17)..

Tak hanya Habib Mahdi, ada nama David Rosidi yang merupakan ketua DPC PPP Kota Probolinggo. Saat ini David Rosidi, juga merupakan anggota DPRD Kota Probolinggo, dengan suara lumayan banyak.

Saat dikonfirmasi, David mengaku belum ada niatan untuk mencalonkan diri menjadi Bacawawali Kota Probolinggo.

Saat ini sudah ada nama-nama Bakal Calon Walikota, seperti Habib Hadi Zainal Abidin dari PKB, Fernanda Zulkarnaen dari Gokar, Haris Nasution dari PDIP dan Rukmini wali kota petahana dari PDIP. (iwd/iwd)
Berita Terkait