4 Kali Pencurian Motor di Islamic Centre Probolinggo Belum Terungkap

4 Kali Pencurian Motor di Islamic Centre Probolinggo Belum Terungkap

M. Rofiq - detikNews
Selasa, 29 Agu 2017 20:21 WIB
4 Kali Pencurian Motor di Islamic Centre Probolinggo Belum Terungkap
Aksi pelaku terekam cctv (Foto: Muhammad Aminudin)
Probolinggo - Pencurian motor di Gedung Islamic Centre Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, kembali terulang. Ini adalah pencurian motor yang sudah keempat kalinya.

Kali ini korbannya adalah staf Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Islamic Center, Eko Susanto. Motor Honda Supra X125 nopol N 6581 QT milik Eko raib saat diparkir.

Aksi pelaku terekam cctv. Dalam rekaman itu pelaku terlihat parlente, seperti pekerja kantoran. Pelaku berpakaian rapi mengenakan baju warna abu-abu, celana jeans dongker, dan sepatu pantofel hitam. Hanya dalam waktu singkat, pelaku berhasil membawa kabur motor korban. Dan dengan santainya, pelaku keluar area parkir Islamic Centre.

Pelaku sengaja memakai masker dan topi agar tidak terlihat wajahnya. Dari gambar cctv, pelaku masuk dari pintu sebelah timur tepatnya area parkir di lantai dasar, ia sempat masuk ke dalam Islamic untuk melihat situasi. Tak lama ia kembali ke parkiran itu, dalam hitungan detik ia langsung membawa kabur motor korban.

Sebelumnya, di Islamic Centre ini telah terjadi pencurian motor sebanyak empat kali. Korbannya adalah staf Pemkab Probolinggo yang kantornya berada di Islamic Centre.

Menurut Lukman Hakim, saksi mata sekaligus petugas jaga Islamic Centre, dirinya tak menyangka pelaku itu akan mencuri motor, karena gerak-geriknya tak mencurigakan, apalagi berpakaian rapi. Pelaku kata Lukman, dengan santainya masuk ke area parkir dan ke dalam Islamic Centre.

"Kalau saya lihat dia orang baru, pakaian rapi. Tak disangka dia pencuri. Maling ini hanya butuh waktu sekitar 10 menit sejak masuk untuk melakukan aksinya. Dengan cepat dia berhasil membawa kabur motor korbannya," kata Lukman kepada detikcom, Selasa (29/8/2017).

Islamic centre sendiri tidak mempunyai pengelolaan parkir. Pengunjung atau tamu bebas masuk dan memarkirkan motornya di tempat parkir. Saat keluar, tak ada petugas yang menarik STNK.

Polisi langsung melakukan olah TKP setelah mendapat laporan. Namun polisi belum berkomentar. Kapolsek Kraksaan Kompol Budi Hariyanto tak dapat dikonfirmasi. Ditelepon berkali-kali tak ada jawaban. Melalui pesan singkat pun tak ada balasan. (iwd/iwd)
Berita Terkait