Hermanto yang merupakan PNS Pemkot Pasuruan ini mengungkapkan peristiwa bermula saat ia hendak pulang dari peternakan sapi di Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, pukul 18.30 WIB. Tiba-tiba api keluar dari kap mobil.
"Saya sempat panik dan gugup, namun saya mencoba menepikan mobil. Saya keluar dan meminta tolong orang-orang," kata Hermanto, Sabtu (28/8/2017).
Peristiwa ini sempat membuat pengendara yang melintas panik dan sempat menyebabkan kemacetan panjang di dua arah Pasuruan-Probolinggo.
Beruntung seorang petugas jaga perlintasan kereta bertindak sigap memadamkan api dengan air yang disemprotkan dari kamar mandi. Api bisa dipadamkan 30 menit kemudian.
"Setelah api padam, PMK datang," ujar Aminudin, petugas perlintasan kereta yang memadamkan api.
Sementara mobil berwarna putih tersebut mengalami kerusakan di bagian depan. Pemilik mengaku sebelumnya mobil yang dibelinya second tersebut tak mengalami kendala. Meski demikian, Hermanto bersyukur selamat dari kejadian tak disangka tersebut.
"Mobil beli second di showroom satu minggu lalu seharga Rp 155 juta. Selama ini tak ada kendala," katanya. (iwd/iwd)











































