DetikNews
Senin 28 Agustus 2017, 19:37 WIB

Keel Laying Lebih Awal, Kapal LPD TNI AL Diharapkan Cepat Rampung

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Keel Laying Lebih Awal, Kapal LPD TNI AL Diharapkan Cepat Rampung PT PAL lakukan keel laying pada kapal LPD pesanan TNI AL (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - TNI AL bakal bisa lebih cepat mengunakan kapal perang Landing Platform Dock (LPD) yang dipesannya dari PT PAL. Itu karena PT PAL ternyata lebih cepat membangun kapal itu dari target yang direncanakan.

Hari ini PT PAL melakukan keel laying (peletakan lunas) pada kapal LPD tersebut. Dari 5 tahapan proses pembangunan kapal, tahapan keel laying ini dilakukan 4 bulan lebih awal dari rencana pada tanggal 28 Desember 2017.

Dalam keel laying ini, PT PAL berhasil melebihi persyaratan minimal yang ditetapkan regulasi MARPOL / SOLAS, yakni untuk tahapan keel laying pada kapal besar disyaratkan berat block minimal 50 Ton atau setara 1 sampai 2 block saja. Namun pada saat ini PT PAL berhasil menyajikan 12 blocks sekaligus atau setara dengan berat hingga 400 Ton lebih.

"Langkah percepatan ini kami lakukan untuk mengantisipasi pemenuhan target proyek multi years yang sangat ketat. Pada akhir tahun 2017 harus mampu mencapai progress minimal yang ditetapkan sebesar 40 %," ujar Direktur Utama PT PAL Indonesia Budiman Saleh seusai melakukan keel laying di Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia, Senin (28/8/2017).

Budiman mengatakan, pada akhir Juli 2017 progres kapal telah mencapai 21,72% dari rencana 11,50% atau surplus 10,22%. Budiman optimis dapat memenuhi target akhir tahun yang telah ditetapkan.

"Dengan percepatan proses keel laying ini,maka penyelesaian kapal juga lebih cepat pada Oktober 2018, dari rencana target yakni Desember 2018," tandas Budiman.

Sementara itu, Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi mengapresiasi percepatan yang dilakukan PT PAL. Selain bisa memicu kerja yang lebih baik, hal ini bisa dijadikan keunggulan PT PAL dalam mengerjakan pesanan kapal lain.

"Ini kabar baik. Semoga sampai akhir tahun tercapai targetnya yang 40 % itu, bahkan lebih. Tapi melihat progres tadi, kami yakin PT PAL bisa," kata Mulyadi.

Sebelumnya, TNI AL telah memesan dua kapal LPD yakni KRI Banjarmasin-592 dan KRI Banda Aceh-593 tahun 2011. Kapal inidigarap dengan Program Alih Teknologi (Transfer of Technology) dari Korea.
(iwd/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed