"Hari ini, ada 4 titik pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban yang kita lakukan. Kami menemukan sekitar 30 ekor kambing yang sakit mata. Tadi langsung kita obati," kata Kabid Masyarakat Veteriner dan Kesehatan Hewan Disnak Situbondo, Sulistiyani, di sela pemeriksaan hewan kurban di sebuah Peternakan Situbondo, Senin (28/8/2017).
Keterangan detikcom menyebutkan, pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban rutin dilakukan petugas Disnak Situbondo, menjelang Idul Adha mendatang. Selain di pasaran hewan, pemantauan dan pemeriksaan juga dilakukan di tingkat pengepul hewan kurban di Situbondo. Bahkan, beberapa peternakan yang ikut menyiapkan hewan kurban juga tak luput dari kegiatan Disnak tersebut.
"Sejauh ini kita tidak menemukan hewan kurban yang terjangkit penyakit yang bisa membahayakan konsumen. Hanya terkena penyakit mata saja. Soal stok hewan kurban di Situbondo juga aman," papar Sulistiyani.
Dia menjelaskan, penyakit mata yang didera hewan kurban diduga karena faktor cuaca. Di musim kemarau seperti sekarang, cenderung banyak debu hingga berpotensi menyebabkan iritasi mata bagi ternak. Namun penyakit mata dinilai tidak membahayakan konsumen. Meski begitu, pihak Disnak tetap memberikan pengobatan secara gratis, agar sakit mata ternak itu bisa segera sembuh. Sehingga saat dipotong dalam perayaan Idul Adha mendatang, hewan-hewan kurban itu sudah terbilang sehat dan normal tanpa cela.
"Idul Adha khan masih tinggal beberapa hari lagi. Saya optimis setelah diobati kambing yang sakit mata itu akan segera sembuh dan pulih," tegas Sulistiyani. (fat/fat)











































