Rencana Kota Malang Terpantau CCTV Batal

Rencana Kota Malang Terpantau CCTV Batal

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 28 Agu 2017 09:58 WIB
Rencana Kota Malang Terpantau CCTV Batal
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Wilayah Kota Malang diusulkan terpantau Closed Circuit Television (CCTV). Rencananya, 57 CCTV mengawasi langsung setiap sudut kota. Rencana ini dilakukan untuk keamanan warga, khususnya usai peristiwa kecelakaan menewaskan Yulia Rahmawati, siswi SMK Negeri 7 Kota Malang, diduga korban tabrak lari.

Namun rencana pemasangan puluhan CCTV itu batal lantaran didrop di perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2017.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Malang Zulkifli Amrizal mengatakan, batalnya pemasangan CCTV tak lain karena, sempitnya waktu. CCTV baru dialokasi pada Perubahan APBD 2017, hingga sangat tidak mungkin untuk melaksanakannya.

"Batal, didrop di PAK APBD 2017, karena waktu mepet," terangnya kepada detikcom di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Senin (28/8/2017).

Zulkifli mengaku, pemasangan CCTV rencananya ada di 57 titik, seperti fasilitas publik (taman), jalan serta titik atau wilayah seringkali menjadi tindak kriminalitas.

Baca Juga: Yulia Tewas Jadi Korban Tabrak Lari, Siapa Pelakunya?

"Pemasangan dilakukan seperti di taman, jalan, traffic light (lampu merah), serta wilayah lainnya," terang dia.

Keamanan, menurut Zulkifli, jadi pertimbangan untuk pemasangan CCTV. Jika terjadi tindak kriminal maka akan mudah dalam melakukan identifikasi.

"Fungsi lain, seperti memantau arus lalu lintas. Paling utama adalah keamanan bagi masyarakat," tegasnya. Zulkifli berharap, meski tahun ini batal, tahun depan CCTV bisa segera terpasang. "Karena sekarang (PAK) didrop, maka terpaksa tahun depan," tegasnya.

CCTV sangat penting untuk mengetahui aktivitas lalu lintas Kota Malang. Apalagi, kasus kecelakaan menewaskan Yulia Rahmawati, di pertigaan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo atau pertigaan Sulfat, hingga kini masih misteri.

Yulia tewas setelah jatuh dari atas motornya Yamaha Mio nopol N 3057 DS di pertigaan Jalan Sulfat, Kota Malang, Rabu (22/6/2017) petang. (fat/fat)
Berita Terkait