Jumlah Kambing yang Mati Misterius Bertambah, dari 32 Jadi 56 Ekor

M. Rofiq - detikNews
Minggu, 27 Agu 2017 13:33 WIB
Kambing yang mati hendak dikubur (Foto: M. Rofiq)
Probolinggo - Setelah dilakukan pengecekan, jumlah kambing yang mati misterius bertambah. Tidak hanya 32 ekor, tetapi jumlah itu bertambah menjadi 56 ekor. Dan tidak hanya di Desa Sumberkerang, tetapi juga di Desa Banyuanyar Lor.

Sebelumnya 32 ekor kambing milik Hasan, warga Dusun Krajan, Blok Dawuhan, Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo mati secara misterius. Sekarang, Tikman (40) juga warga Desa Sumberkerang mengalami nasib yang sama.

"Kambing Hasan mati 32 ekor, kalau kambing saya mati 4 ekor. Saya dengar kambing warga Desa Banyuanyar Lor juga mati, jumlahnya 20 ekor," ujar Tikman kepada detikcom, Minggu (27/8/2017).

Ronda semalam yang dilakukan warga belum berbuah hasil. Tikman meyakini anjing jadi-jadian yang diduga menjadi penyebab kematian kambing beraksi menjelang subuh, karena warga yang melakukan ronda sudah mulai beristirahat.

"Padahal semalam warga berjaga-jaga ingin menangkap anjing yang diduga jadi-jadian itu. Herannya, anjing itu gak muncul tapi masih memakan korban lagi," kata Tikman.

Kapolsek Gending AKP Sunaryo mengatakan, untuk mmengantisipasi kejadian serupa ke depannya, pihaknya telah membentuk tim untuk menanggulangi peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan, selama dua hari ini jumlah kambing yang mati misterius semakin bertambah.

"Ya, kami baru dapat info bahwa jumlah kambing yang mati hari ini menjadi 56 ekor. Semalam tim kami dan warga telah melakukan ronda untuk menangkap pelaku yang dikatakan warga adalah anjing jadi-jadian itu," terang Sunaryo.

Sunaryo mengimbau agar warga tidak resah dengan kejadian ini. Masyarakat harap tenang agar peristiwa ini cepat terselesaikan dengan baik.

"Kalau itu memang mati karena dimakan binatang jadi-jadian, atau binatang buas lainnya, bagaimana caranya untuk mengatasinya atau jika itu memang diserang penyakit bagaimana juga cara menyikapinya," tutup Sunaryo. (iwd/iwd)