Harga Sapi di Blitar Turun Jelang Idul Adha

Harga Sapi di Blitar Turun Jelang Idul Adha

Erliana Riady - detikNews
Senin, 21 Agu 2017 14:16 WIB
Harga Sapi di Blitar Turun Jelang Idul Adha
Foto: Erliana Riady
Blitar - Jelang Idul Adha, harga sapi di Kota Blitar justru turun. Turunnya harga sapi ini disinyalir karena banyaknya stok sapi di dalam kota, sementara jumlah pembelian menurun.

Pantauan detikcom di Pasar Sapi Dimoro Kota Blitar, sebelumnya harga daging sapi hidup, di kisaran Rp 44 ribu/kg, saat ini justru turun di harga Rp 42 ribu/kg. Sedangkan harga jual per ekor, rata-rata turun sampai Rp 1 juta/ekornya.

Harga sebelumnya, untuk sapi betina umur 3 bulan bisa mencapai Rp 5 juta per ekor. Sedangkan Sapi jantan mencapai harga Rp 6 juta per ekor. Sementara untuk sapi umur 3 tahun dengan berat 1 ton, harga bisa sampai Rp 40 juta per ekor.

Seorang penjual sapi di Pasar Dimoro, Eko Prasetyo (37) mengatakan penjualan sapi menurun sejak awal bulan ini.

"Mulai Agustus ini justru turun. Mungkin orang yang mau kurban sudah membeli sejak tiga bulan lalu. Jadi harganya juga ikut turun " kata Eko saat ditemui di Pasar Dimoro, Senin (21/8/2017).

Jika pada hari pasaran, yakni Legi dan Pahing penjualan sapi di pasar ini bisa mencapai 100 ekor per hari. Sejak bulan ini turun, hanya 70 ekor penjualan.

"Soalnya tiga bulan lalu itu malah naik penjualan sapi. Di hari pasaran itu bisa sampai 130 ekor sapi per hari," tambahnya.

Sapi yang dijual di Pasar Dimoro ini kebanyakan sapi jenis simmental dan limousin. Sapi-sapi ini hasil pengembang biakan peternak dari Blitar. Tak ada sapi dari luar daerah yang dijual di pasar ini. Selain kebijakan Pemkot Blitar menolak sapi dari luar daerah, para peternak di Blitar lebih suka menjual ternaknya di Pasar Dimoro.

"Biaya angkutnya gak mahal, sapi juga tidak lama di jalan jadi tetep sehat. Kalau sapinya sehat, juga berpengaruh pada harga jualnya," papar pedagang sapi asal Kademangan Kabupaten Blitar, Kim (72).

Proses transaksi sapi di pasar ini, selain dengan sistem timbangan daging Sapi hidup, juga ada yang masih memakai transaksi per ekor. Namun Kepala Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di bawah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Drh Dewi Masitoh, menyarankan untuk membeli sapi dengan sistem timbangan.

"Lebih jujur ya, calon pembeli bisa mengetahui langsung berapa berat sapi yang akan dibelinya. Jadi dalam menentukan harga itu lebih tepat. Istilahnya orang Jawa, tidak keblobok, apalagi untuk orang awam," jelas Dewi Masitoh, ditemui di kantor RPH Kota Blitar, Jl Batanghari 5 Dimoro, Sukorejo.

Sementara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar sendiri, menetapkan range harga jual daging sapi hidup dalam tiga kategori. Pertama, sapi dengan berat di atas 700 kg, harga jual daging sapi hidup antara Rp 45-46 ribu/kg. Untuk sapi dengan berat 500-600/kg, harga daging hidupnya antara Rp 44 - 45 ribu per kg. Sedangkan sapi dengan berat di bawah 500 kg, harga daging sapi hidupnya antara Rp 42-Rp 43 ribu/kg. (fat/fat)
Berita Terkait