Saat itu ada empat perampok langsung masuk ke toko dan menodongkan senjata kepada semua karyawan. Para pelaku mengambil barang-barang perhiasan emas berbagai jenis, mulai dari kalung, cincin dan lain-lain dari etalase. Warga yang mendengar keributan berusaha membantu, namun mereka tak luput dari ancaman.
Berikut fakta-fakta yang dihimpun detikcom tentang perampok bersenpi satroni Toko Mas Al Hikmah, milik Nurul Huda (60) warga Dusun Maron Desa/Kecamatan Boyolangu, Senin (21/8/2017) pagi:
Dari penyelidikan awal, karyawan toko diancam senjata api. Warga yang berusaha membantu dengan membawa batu juga tak luput dari ancaman. "Karyawan dan warga diancam pistol para pelaku," kata Wakapolres Tulungagung, Kompol I Dewa Gde Juliana.
![]() |
Wakapolres Kompol I Dewa Gde Juliana saat beraksi seluruh pelaku tidak memakai penutup wajah, namun memakai helm standar. Polisi pun optimis pelaku secepatnya bisa ditangkap.
"Doakan saja pelaku perampokan ini segera ditangkap. Untuk umur pelaku, kami masih belum bisa memastikan, namun kalau melihat dari bentuk tubuh, kami perkirakan mereka usianya 30 tahun ke atas," jelasnya.
![]() |
"Iya pemiliknya sedang berhaji. Itu emas yang dijual terdiri bermacam-macam jenis, tidak semuanya 24 karat. Dengan estimasi jumlah emas yang hilang mencapai 3 Kg," ujarnya.
![]() |
""Dari keterangan Kapolsek Sumbergempol, hampir semua toko emas di wilayahnya sudah ada CCTV dan teralisnya, sedangkan di situ (Toko Mas Al Hikmah) belum ada," tegasnya. (fat/fat)