DetikNews
Minggu 20 Agustus 2017, 12:30 WIB

Ini 14 TKP dan Motor Hasil Kejahatan Polisi Gadungan di Jatim

Rois Jajeli - detikNews
Ini 14 TKP dan Motor Hasil Kejahatan Polisi Gadungan di Jatim Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Polisi gadungan pelaku penipuan dalam penjualan sepeda motor melalui situs jual beli online ini bernama Mayor Alzailani. Dengan nama Mayor dan memiliki pistol airsoft gun serta lencana penyidik polisi, Mayor berhasil memperdayai 14 korban penjual motor.

"Sudah 14 kali," kata tersangka Mayor Alzailani saat rilis ungkap kasus penipuan dan penggelapan di halaman gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (20/8/2017).

Mayor Alzailani (23) warga Kalidami, Surabaya ini dalam kurun waktu setahun ini sudah beraksi memperdayai para korban penjual motor melalui situs online.

Setiap beraksi, Mayor hanya seorang diri dan mengaku sebagai polisi BNN berdinas di Jawa Timur. Untuk menyakinkan korban, Mayor mengalungkan lencana penyidik polisi. Serta menjatuhkan pistol airsoft gun yang diselipkan di pinggangnya.

Di hadapan polisi, Mayor mengaku membeli lencana penyidik polisi itu di kawasan Wonokromo. Sedangkan pistol airsoft gun, dibeli dari seseorang di kawasan Kediri.

"Satunya, beli di (warga perumahan) Citra Harmoni. Saya beli (sepucuk pistol) Rp 2,5 juta," kata Mayor.

Baca Juga: Tertipu Polisi Gadungan, Motor Rp 45 Juta Hilang Dibawa Kabur

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela bertanya kepada tersangka Mayor. "Sudah pernah dibuat merampok," tanyanya.

"Rampok belum pernah. Cuma ini saja (menipu), sudah 14 kali," jawab Mayor.

Korban penjual motor melalui situs jual beli online yang diperdayai Mayor yakni dari wilayah Surabaya, Gresik, Kediri, Sidoarjo hingga Malang.

Beberapa tempat kejadian perkara yang dilakukan tersangka Mayor yakni, kawasan Karangmenjangan berupa sepeda motor Honda BeAT warna hitam, kawasan Bagong Ginayan, tersangka berhasil membawa kabur Yamaha Mio warna hijau.

TKP Kebomas Gresik, tersangka mendapatkan Kawasaki Ninja 250 CC warna merah, TKP Juanda Sidoarjo, tersangka membawa kabur Yamaha R25 warna merah, belakang kampung UIN-SA pelaku berhasil membawa Yamaha R25 warna biru.

Sementara di Ngagel Tirto Surabaya, mendapatkan Honda BeAT warna hitam, kawasan Karangasem memperoleh Honda BeAT warna hitam, kawasan SPBU SIER-Tenggilis, tersangka membawa kabur Yamaha N-MAX warna abu-abu.

Di kawasan Driyorejo-Gresik, tersangka mendapatkan sepeda motor Vario warna hitam. Di kawasan Singosari, Malang tersangka mengembat Kawasaki Ninja 250 CC warna hijau-hitam, di kawasan Rungkut Lor, mendapatkan Kawasaki Ninja 250 CC warna hijau, sedangkan di Cerme-Gresik membawa kabur Kawasaki Ninja 250 CC warna merah.

Anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya selain membekuk pelaku utama penipuan dan penggelapan, juga menahan tiga tersangka terduga penadah motor hasil kejahatan Mayor.

Yakni, inisial AJI (33) dan DR (34) keduanya Warga Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura. Serta, SH (24) warga Ketapang Daya, Sampang, Madura. Untuk tersangka MK, polisi menetapkan sebagai DPO.

"Tersangka menjual motor hasil kejahatannya ke penadah dengan harga bervariasi mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 20 juta-an," jelas Leonard.
(roi/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed