Unggah Video Basket di Kantor Gojek, Ini yang Dilakukan Bupati Anas

Unggah Video Basket di Kantor Gojek, Ini yang Dilakukan Bupati Anas

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 19 Agu 2017 09:36 WIB
Unggah Video Basket di Kantor Gojek, Ini yang Dilakukan Bupati Anas
Foto: Istimewa
Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengunggah video singkat di akun Instagram @azwaranas.a3 saat mencoba permainan memasukkan bola basket ke keranjang di kantor Gojek di Jakarta. Apa yang dilakukan Anas saat mengunjungi kantor Gojek?

Di akunnya, Anas menulis: "Setelah tanda tangan perjanjian pengembangan bandara dengan Kementerian Perhubungan siang tadi, diundang maen ke kantor Gojek Indonesia. Asik kantornya, seperti tempat bermain. Kita sepakat berkolaborasi meningkatkan pelayanan publik, di luar layanan Gojek pada umumnya yg sdh hadir di Banyuwangi. Di antaranya kita akan siapkan pos khusus di dua rumah sakit milik daerah untuk antar jemput warga sakit. Juga disiapkan inovasi lainnya. Semoga bermanfaat. *lumayan bisa cetak skor masukin bola basket, berhasil dua dari 10 percobaan".

Saat dihubungi, Anas mengatakan, dia mengunjungi kantor perusahaan pengembang platform teknologi informasi itu sebagai tindak lanjut kunjungan Gojek ke Banyuwangi beberapa waktu lalu.

"Kita mulai rumuskan apa yang bisa dikolaborasikan, karena sekarang ini eranya kolaborasi, tidak bisa jalan sendiri-sendiri," ujar Anas saat dihubungi, Sabtu (19/8/2017).

Anas mengatakan, ada beberapa hal yang dikolaborasikan. Di antaranya pelayanan kesehatan, terutama antar-jemput warga sakit. Pemkab Banyuwangi akan menyediakan pos Gojek di dua rumah sakit milik daerah dan satu Puskesmas. Nantinya, armada Gojek yang ada dia rumah sakit milik daerah bisa membantu Puskesmas lain yang membutuhkan.

"Teknisnya dibahas Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan dan Gojek. Intinya, kehadiran Gojek di Banyuwangi ini saya ingin bukan hanya bisnis sebagaimana fitur-fitur yang sudah ada di mereka, tapi juga misi sosial. Dan ini selaras dengan model kewirausahaan sosial yang memang dikerjakan Gojek sejak awal," kata bupati berusia 44 tahun ini.

Anas ingin kehadiran Gojek ikut menggerakkan ekonomi lokal, baik dari sisi mitra pengemudi maupun pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) khususnya UKM kuliner.

"Aplikasi Gojek sudah diunduh 44 juta pengguna, sudah familiar, termasuk bagi wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Misalnya, mereka bisa pesan makanan sambil santai malam hari di hotel. Dan saya minta Gojek merangkul UKM kuliner di gang-gang sempit, mereka UKM yang tidak punya dana untuk sewa ruko di pinggir jalan utama, tapi punya cita rasa kuliner yang enak," ujarnya.

Senior Vice President Operations Go-jek, Arno Tse, gembira dengan respon Pemkab Banyuwangi yang ingin menjadikan kehadiran Gojek sebagai penunjang pelayanan publik, di luar layanan Gojek pada umumnya, seperti pengantaran orang, barang, dan pesan antar makanan-minuman.

"Bagi kami ini yang pertama ada respons pemerintah daerah seperti ini, dan ini iklim bagus bagi pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Tentu kami punya misi sosial," ujar Arno. (fat/fat)
Berita Terkait