Banyuwangi jadi Permulaan Kampung Pancasila

Banyuwangi jadi Permulaan Kampung Pancasila

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 18 Agu 2017 10:18 WIB
Banyuwangi jadi Permulaan Kampung Pancasila
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Banyuwangi lagi-lagi jadi permulaan sebuah pergerakan. Untuk melestarikan Pancasila sebagai dasar negara yang bisa diterapkan masyarakat, sejumlah elemen masyarakat membentuk Yayasan Kampung Pancasila. Gagasan ini nantinya akan disebarkan ke seluruh Nusantara.

"Kita bentuk awal di Banyuwangi. Dari Banyuwangi ke Nusantara. Kami ingin menerapkan ideologi Pancasila dalam seluruh kegiatan sehari-hari," ujar Syaiful Bachri, salah satu penggagas Yayasan Kampung Pancasila kepada detikcom, Jumat (18/8/2017).

Kampung Pancasila, kata Syaiful, menjadi pergerakan untuk membangun kembali desa yang menerapkan Pancasila dalam keseharian. Sebab selama ini, ideologi Pancasila hanya menjadi pajangan semata. Ditambah lagi, saat ini banyaknya pergerakan dan aksi yang mulai melunturkan semangat Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.

"Kita akan launching di Banyuwangi. Rencana akan digelar tanggal 27 September mendatang. Banyak tokoh yang akan mensupport kegiatan ini. Seperti Tommy Soeharto, Zulkilfi Hasan, tokoh ulama Dunia Dyn Samsudin dan masih banyak lagi," tambahnya.

Acara awal akan digelar sarasehan dengan mengundang beberapa tokoh nasional. Ini diharapkan bisa menjadi tonggak sejarah kemajuan pengamalan Pancasila di Indonesia.

"Kami bukan partai politik dan tidak akan menjadi partai. Tapi kami akan memberikan panggung bagi mereka yang berpolitik. Namun tetap menjadikan memegang teguh Pancasila," pungkasnya.

Sementara itu, di Banyuwangi sudah ada beberapa desa yang akan dijadikan Kampung Pancasila. Beberapa diantaranya di wilayah Muncar, Singojuruh dan Tegaldlimo.

"Kita sudah siapkan beberapa desa yang akan menjadi Kampung Pancasila. Salah satu contohnya adalah desa yang memiliki kepedulian antar sesama dan tetap memegang teguh Pancasila. Kita akan launching September," ujar Dodi Iwa Kusuma, salah satu pengurus di Banyuwangi. (fat/fat)
Berita Terkait